Kemenag Gelar Nikah Massal untuk 30 Pasangan

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) kembali menghadirkan program unggulan yang tidak sekadar meresmikan hubungan suci, tetapi juga membuka jalan kemandirian ekonomi bagi keluarga baru. Dalam gela

Jul 07, 2026 - 23:35
0 0
Kemenag Gelar Nikah Massal untuk 30 Pasangan

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) kembali menghadirkan program unggulan yang tidak sekadar meresmikan hubungan suci, tetapi juga membuka jalan kemandirian ekonomi bagi keluarga baru. Dalam gelaran bertajuk Nikah Fest 2026 yang berlangsung di Jakarta, sebanyak 30 pasangan pengantin mendapatkan legalitas pernikahan sekaligus dukungan modal usaha sebagai bekal awal membangun rumah tangga.

Program yang digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam ini merupakan inovasi layanan pencatatan nikah yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi. Pasangan yang terpilih tidak hanya menjalani prosesi ijab kabul secara kolektif dalam suasana sakral, tetapi juga menerima buku nikah resmi dan bantuan dana bergulir untuk merintis usaha kecil. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap masih adanya pernikahan di bawah tangan yang rentan secara hukum, sekaligus menjawab kebutuhan ekonomi pasangan muda yang kerap menjadi kendala utama setelah menikah.

Bukan Sekadar Mengesahkan Cinta

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag dalam sambutannya menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap ikatan pernikahan tercatat secara resmi. “Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa legalitas pernikahan adalah fondasi penting dalam perlindungan hak-hak keluarga, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Melalui Nikah Fest 2026, kami tidak hanya meresmikan janji suci, tetapi juga meneguhkan komitmen negara untuk mendampingi keluarga Indonesia dari sejak awal pembentukannya,” ujarnya yang dikutip dalam laporan Apaberita.com.

“Kami tidak hanya meresmikan janji suci, tetapi juga meneguhkan komitmen negara untuk mendampingi keluarga Indonesia dari sejak awal pembentukannya.”

Dari 30 pasangan yang mengikuti program ini, sebagian besar berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah yang belum memiliki akses permodalan untuk memulai usaha mandiri. Inisiatif modal usaha tersebut disalurkan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan sejumlah lembaga keuangan mikro syariah. Setiap pasangan mendapat pelatihan singkat pengelolaan keuangan rumah tangga dan bisnis, agar bantuan yang diterima dapat berkembang secara berkelanjutan.

Prosesi pernikahan massal ini dirancang tetap khidmat dengan menghadirkan petugas pencatat nikah dan penghulu yang memastikan seluruh rukun dan syarat nikah terpenuhi. Para pengantin tampil dalam balutan busana pengantin nasional yang disediakan oleh panitia, menciptakan suasana meriah dan penuh haru. Sekaligus, area lokasi acara dilengkapi dengan stan pameran produk usaha mikro binaan Kemenag, menunjukkan ekosistem ekonomi yang inklusif.

Program Nikah Fest 2026 direncanakan akan diperluas ke berbagai provinsi lain sepanjang tahun berjalan. Kemenag menargetkan 1.000 pasangan dapat ikut serta dalam gelombang berikutnya, dengan harapan dapat menekan angka pernikahan tidak tercatat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di akar rumput. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui Kantor Urusan Agama (KUA) setempat dengan melengkapi persyaratan administrasi dan mengikuti proses verifikasi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User