Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 20 Orang, Jenazah Berjajar

Senin pagi yang kelabu menyelimuti kawasan hiburan malam di Bangkok, Thailand. Bukan suara musik atau tawa yang terdengar, melainkan isak tangis dan jerit

Jul 15, 2026 - 00:18
0 0
Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 20 Orang, Jenazah Berjajar

Senin pagi yang kelabu menyelimuti kawasan hiburan malam di Bangkok, Thailand. Bukan suara musik atau tawa yang terdengar, melainkan isak tangis dan jerit histeris. Di trotoar depan sebuah bar yang hangus terbakar, 20 jenazah dibaringkan berjajar, ditutupi kain putih tipis yang mulai basah oleh embun dan air mata para pelayat. Pemandangan itu menjadi saksi bisu tragedi nahas yang merenggut puluhan nyawa dalam hitungan menit.

Kronologi Api yang Tak Terduga

Kebakaran terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Bar yang berlokasi di distrik Ratchada, populer di kalangan turis dan warga lokal, tiba-tiba diselimuti api yang menyambar dari area dapur. Seorang saksi mata mengatakan bahwa ledakan kecil terdengar sebelum api membesar. Petugas pemadam kebakaran baru tiba 15 menit setelah laporan, namun api telah melalap hampir seluruh bangunan kayu tiga lantai tersebut.

"Saya mendengar teriakan minta tolong dari dalam. Pintu keluar terhalang api. Kami hanya bisa memecahkan jendela kecil untuk menyelamatkan beberapa orang," ujar Somchai Rattanapong, seorang petugas keamanan yang ikut membantu evakuasi.

Hingga Senin siang, tim penyelamat masih mencari kemungkinan korban lain di bawah puing. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bangkok, Anan Suwannarat, mengkonfirmasi bahwa 20 korban tewas dan 15 lainnya luka-luka, beberapa dalam kondisi kritis. Sebagian besar korban adalah pekerja bar dan pengunjung yang terjebak di lantai dua dan tiga.

Identifikasi Korban dan Proses DNA

Jenazah yang sudah tidak utuh akibat luka bakar dan reruntuhan membuat proses identifikasi menjadi sulit. Rumah Sakit Polisi Bangkok mengerahkan tim forensik untuk mengambil sampel DNA dari setiap jenazah dan membandingkannya dengan data keluarga. Otoritas mendirikan posko informasi di lokasi kejadian untuk menampung laporan orang hilang. Keluarga korban yang datang tampak tak kuasa menahan tangis saat melihat deretan jenazah yang belum teridentifikasi.

Penyebab Sementara: Korsleting Listrik

Berdasarkan penyelidikan awal, korsleting listrik di area dapur diduga menjadi pemicu utama. Pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan apakah ada faktor lain, seperti penyimpanan bahan mudah terbakar secara ilegal. Tahun lalu, kebakaran serupa di sebuah bar di Pattaya menewaskan 12 orang karena kurangnya sistem pemadam kebakaran yang memadai. Tabel berikut menunjukkan perbandingan insiden kebakaran bar di Thailand dalam tiga tahun terakhir:

TahunLokasiJumlah Korban Tewas
2026Bangkok (Ratchada)20
2025Pattaya12
2024Phuket8

Tanggapan Pemerintah dan Seruan Keselamatan

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha, menyampaikan belasungkawa dan memerintahkan inspeksi mendadak ke semua tempat hiburan malam di seluruh negeri. “Kami tidak ingin tragedi ini terulang. Setiap bar harus memiliki jalur evakuasi yang jelas dan alat pemadam api yang berfungsi,” tegasnya dalam konferensi pers. Anggota parlemen oposisi juga mendesak revisi undang-undang keselamatan kebakaran yang dinilai masih longgar. Sementara itu, komunitas pekerja malam mengadakan aksi solidaritas dengan membawa lilin dan karangan bunga di lokasi kejadian.

Analisis: Masalah berulang atau kecelakaan murni?

Pengamat keselamatan publik, Dr. Siriporn Lertpreecha, mengatakan bahwa tragedi ini mengungkap kelemahan sistemik. “Banyak bar beroperasi tanpa izin yang memenuhi standar keselamatan. Mereka mengabaikan peraturan demi keuntungan jangka pendek. Jika tidak ada penegakan hukum yang tegas, korban jiwa akan terus berjatuhan,” ujarnya. Data dari Asosiasi Pemadam Kebakaran Thailand menunjukkan bahwa hanya 30% tempat hiburan di Bangkok yang memiliki sertifikat keselamatan kebakaran yang sah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User