Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, 1.219 Peserta Berburu Tiket Pelatnas
Pembukaan Turnamen oleh KapolriJakarta, 27 Juli 2026 – Gelaran turnamen bulu tangkis bertajuk Kapolri Cup 2026 resmi dibuka oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) L...
Pembukaan Turnamen oleh Kapolri
Jakarta, 27 Juli 2026 – Gelaran turnamen bulu tangkis bertajuk Kapolri Cup 2026 resmi dibuka oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Listyo Sigit Prabowo, di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu pagi. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan Polri, pengurus pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta para atlet dari 34 provinsi. Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bentuk nyata dukungan institusi Polri terhadap pembangunan olahraga nasional, khususnya regenerasi atlet bulu tangkis unggulan.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami ingin bulu tangkis Indonesia terus melahirkan juara dunia,” ujar Kapolri di hadapan ribuan peserta dan penonton. Pembukaan ditandai dengan pemukulan shuttlecock secara simbolis oleh Kapolri didampingi Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo. Acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan defile kontingen provinsi yang menampilkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Target PBSI dan Harapan Juara Dunia
Di tempat yang sama, Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna menyatakan bahwa Kapolri Cup 2026 menjadi bagian integral dari strategi pembinaan jangka panjang federasi. Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Teknis yang digelar sehari sebelumnya, PBSI menetapkan turnamen ini sebagai salah satu jalur seleksi utama untuk memetakan potensi atlet muda yang akan diproyeksikan ke pelatnas pratama. “Kami menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk memperkuat ekosistem bulu tangkis dari bawah. Dari panggung ini, kami yakin akan lahir calon-calon juara dunia yang akan mengharumkan nama bangsa,” tegasnya.
PBSI menargetkan, melalui turnamen ini, dapat menjaring setidaknya 20 atlet potensial yang akan mengikuti pemusatan pelatihan khusus di Cipayung. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan PP PBSI Nomor 12/SK/PP-PBSI/VII/2026 tentang Penyelenggaraan Kapolri Cup sebagai Ajang Pemantauan Bakat. Agung menambahkan, para pemenang di setiap kategori akan mendapatkan beasiswa pelatihan dan prioritas masuk dalam program Pelatnas 2027. “Ini bukan sekadar podium, melainkan jalan pintas menuju sirkuit internasional,” imbuhnya.
Rincian Peserta dan Format Kompetisi
Panitia mencatat, total 1.219 peserta dari seluruh Indonesia akan bertanding dalam enam hari kompetisi hingga 1 Agustus 2026. Mereka terbagi dalam lima nomor: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang masing-masing memiliki subkategori berdasarkan kelompok umur U-17, U-19, dan dewasa. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Edi Sukarno, merincikan bahwa seluruh peserta telah melalui verifikasi ketat oleh pengurus provinsi dan dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan regulasi federasi. Pertandingan babak penyisihan dimulai pukul 09.00 WIB, menggunakan sistem setengah kompetisi dengan dua kali kemenangan.
“Kami menerima total 1.219 atlet yang tercatat secara resmi. Kompetisi diselenggarakan dengan standar internasional, menggunakan alat penghitung skor elektronik dan wasit berlisensi BWF,” jelas Edi. Ia menambahkan bahwa arena pertandingan disiapkan 12 lapangan standar dengan pencahayaan dan ventilasi yang memenuhi ketentuan Badminton World Federation. Penyelenggaraan juga melibatkan sinergi antara jajaran Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengamanan dan dukungan teknis. “Ini wujud kolaborasi lintas sektor yang diharapkan mampu menjadi model pembinaan olahraga nasional,” pungkas Edi. Ajang ini sekaligus menjadi uji coba sistem baru pemeringkatan nasional berbasis digital yang akan diterapkan PBSI mulai tahun depan.
Comments (0)