50.000 Pengguna Shopee Bantu Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Jakarta
Platform niaga elektronik Shopee mengonfirmasi telah menanam sedikitnya 2.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Jakarta. Penanaman yang melibatkan partisipasi 50.000 pengguna itu merupakan kelanjutan ...
Platform niaga elektronik Shopee mengonfirmasi telah menanam sedikitnya 2.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Jakarta. Penanaman yang melibatkan partisipasi 50.000 pengguna itu merupakan kelanjutan dari kampanye donasi secara digital sejak awal 2026. Seluruh bibit ditanam pada akhir Juli 2026 di kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke, Jakarta Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat benteng hijau ibu kota dari abrasi dan banjir rob.
Program ini menandai pendekatan baru dalam menggalang kesadaran lingkungan, di mana setiap transaksi pengguna dikonversi menjadi poin donasi yang dialokasikan khusus untuk pembelian bibit, proses penanaman, dan perawatan mangrove selama dua tahun pertama. Shopee menyatakan komitmen pendanaan penuh untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup bibit sesuai standar ekologis.
Mekanisme Donasi Digital dari 50.000 Pengguna
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, sebanyak 50.000 pengguna aplikasi Shopee secara sukarela mengikuti program ‘Hijaukan Pesisir’ yang berlangsung selama tiga bulan pertama 2026. Setiap pengguna yang menyelesaikan transaksi dengan nilai tertentu otomatis memperoleh opsi untuk mengonversi poin loyalitas menjadi donasi bibit mangrove. Akumulasi poin dari 50.000 akun tersebut setara dengan kebutuhan dana penanaman 2.000 bibit.
Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, menyatakan, “Kami ingin membuktikan bahwa transaksi harian di platform digital dapat menggerakkan aksi nyata bagi lingkungan. Partisipasi 50.000 pengguna ini cermin bahwa masyarakat urban peduli pada keberlanjutan pesisir Jakarta.”
Pihak Shopee juga menegaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul dikelola secara transparan melalui kerja sama dengan lembaga konservasi independen. Pelaporan berkala disediakan kepada para donatur melalui aplikasi, termasuk foto titik tanam dan perkembangan tinggi bibit per triwulan.
Fokus Penanaman di Suaka Margasatwa Muara Angke
Lokasi tanam dipilih berdasarkan pemetaan kerentanan pesisir DKI Jakarta. Kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke diprioritaskan karena mengalami penurunan tutupan mangrove hingga 35 persen dalam satu dekade terakhir, terutama akibat alih fungsi lahan dan sedimentasi. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove sebelumnya mencatat bahwa tanpa intervensi, sebagian area tersebut berisiko kehilangan fungsinya sebagai habitat burung migran dan perangkap sedimen.
Proses penanaman dilakukan oleh tim teknis yang terdiri dari masyarakat lokal dan petugas Suaka Margasatwa. Bibit yang digunakan adalah jenis Rhizophora mucronata yang sudah berusia enam bulan di persemaian. Metode tanam mengikuti standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan jarak tanam 1 x 1 meter. Shopee menyebut bahwa 2.000 bibit tersebut ditanam di area seluas kurang lebih 2 hektare yang sebelumnya merupakan lahan terbuka.
Kepala Seksi Pengelolaan Suaka Margasatwa Muara Angke, yang turut memantau penanaman, mengatakan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta membuka peluang percepatan pemulihan ekosistem mangrove ibukota. “Kami berharap model donasi digital seperti ini bisa direplikasi untuk kawasan konservasi lain,” ujarnya.
Komitmen Pemantauan dan Rencana Perluasan
Shopee menegaskan bahwa dukungan tidak berhenti pada seremoni penanaman. Perusahaan mengalokasikan anggaran pemeliharaan untuk penyulaman, penyiangan, dan pemantauan kesehatan bibit selama dua tahun. Tingkat keberhasilan hidup bibit ditargetkan di atas 85 persen, angka yang umum dicapai dengan perawatan intensif pada fase awal pertumbuhan mangrove.
Data dari aplikasi akan menunjukkan rekapitulasi serapan karbon potensial dari 2.000 bibit tersebut. Kawasan mangrove mampu menyerap karbon empat hingga lima kali lebih banyak dibanding hutan tropis daratan. Dengan luasan 2 hektare yang direstorasi, potensi penyerapan karbon diperkirakan mencapai 600 ton setara CO₂ dalam 20 tahun pertama.
Program ‘Hijaukan Pesisir’ juga direncanakan meluas ke Mangrove Centre Balikpapan dan pesisir utara Semarang pada kuartal keempat 2026. Sebanyak 150.000 pengguna telah mendaftar minat pada tahap awal, menandakan antusiasme tinggi terhadap model crowdfunding konservasi berbasis transaksi ini.
Shopee menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan tanggung jawab sosial jangka panjang. “Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami membangun infrastruktur donasi digital yang memudahkan pengguna berpartisipasi langsung dalam agenda restorasi nasional,” demikian pernyataan tertulis perusahaan.
Comments (0)