Kapolres Mimika Tegaskan Kesiapan Pengamanan Wilayah Secara Menyeluruh

MIMIKA — Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menegaskan bahwa jajaran Polres Mimika siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukumnya, Kabupaten Mimik...

Kapolres Mimika Tegaskan Kesiapan Pengamanan Wilayah Secara Menyeluruh

MIMIKA — Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menegaskan bahwa jajaran Polres Mimika siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukumnya, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika yang digelar di Markas Kepolisian Resor Mimika, Kota Timika.

Dalam rapat tersebut, Kapolres menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan di Mimika, daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam serta aktivitas industri pertambangan berskala besar. Menurut dia, seluruh elemen keamanan harus bergerak dalam satu komando koordinasi guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Polres Mimika bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat sinergi agar wilayah Mimika tetap aman, tertib, dan kondusif," ujar AKBP Alredo Agustinus Rumbiak dalam rapat tersebut.

Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda

Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah. Rapat Koordinasi tersebut, lanjut dia, merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri guna menyamakan persepsi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menghadapi dinamika sosial di masyarakat.

Mimika merupakan salah satu kabupaten dengan kompleksitas keamanan yang tinggi di Provinsi Papua Tengah. Selain menjadi pusat aktivitas industri pertambangan PT Freeport Indonesia di kawasan Tembagapura, wilayah ini juga memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang membutuhkan pengelolaan sosial yang cermat. Dalam kondisi demikian, komunikasi dan koordinasi antara aparat keamanan dan tokoh masyarakat menjadi kunci utama pencegahan konflik.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel serta sarana dan prasarana untuk mendukung tugas pengamanan. Jajaran Polres Mimika, menurut dia, berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan dan informasi dari masyarakat secara cepat dan profesional.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Polres Mimika akan menindaklanjuti setiap potensi gangguan secara tegas dan sesuai hukum yang berlaku," tegas AKBP Alredo Agustinus Rumbiak.

Fokus Pengamanan Kawasan Pertambangan

Salah satu prioritas pengamanan yang ditegaskan Kapolres adalah kawasan industri pertambangan dan jalur logistik yang menghubungkan Kota Timika dengan wilayah Tembagapura. Aktivitas operasional perusahaan tambang, termasuk pengiriman material dan pergerakan pekerja, menjadi perhatian serius jajaran Polres Mimika. Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin serta kerja sama dengan pihak keamanan internal perusahaan.

Kapolres menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan tidak hanya ditujukan untuk aspek pengamanan fisik, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para pekerja. Menurut dia, pendekatan preventif dengan melibatkan masyarakat secara langsung dinilai lebih efektif dibandingkan tindakan represif semata.

Selain itu, jajaran Polres Mimika juga menegaskan kesiapan dalam menghadapi berbagai agenda nasional dan daerah. Seluruh personel diminta menjaga profesionalisme, netralitas, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Kapolres menekankan bahwa netralitas aparat keamanan merupakan harga mati yang tidak dapat ditawar dalam setiap agenda politik nasional.

Pendekatan Humanis dan Kemitraan Masyarakat

Dalam menjaga stabilitas wilayah, Kapolres menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi landasan utama pelaksanaan tugas kepolisian di Mimika. Dialog dengan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda terus digalakkan sebagai wadah komunikasi antara aparat dan masyarakat. Melalui dialog tersebut, berbagai persoalan sosial dapat diidentifikasi sejak dini sebelum berkembang menjadi potensi konflik.

Kapolres juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan publik di lingkungan Polres Mimika. Seluruh jajaran diminta melayani masyarakat dengan tulus dan tanpa diskriminasi. Layanan pengaduan masyarakat, menurut dia, harus berjalan efektif sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Di akhir keterangannya, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menegaskan bahwa keamanan wilayah Mimika merupakan prasyarat bagi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh komponen bangsa di Kabupaten Mimika untuk bersama-sama menjaga persatuan dan ketertiban demi masa depan daerah yang lebih baik.

"Mari kita jaga Mimika bersama. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat," ujar Kapolres Mimika menutup keterangannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User