Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan
Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan
Profil Singkat
Inspektur Jenderal Polisi Winarto merupakan perwira tinggi Polri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, pada 12 April 1969 ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang tenang, metodis, dan memiliki integritas tinggi dalam meniti karier di institusi Bhayangkara. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, satu angkatan dengan sejumlah jenderal Polri yang kini menduduki posisi strategis di tingkat nasional. Sebelum dipercaya memimpin Polda Kalsel, Irjen Winarto mengemban sejumlah jabatan penting yang menunjukkan kapasitasnya sebagai perwira dengan pengalaman luas di bidang reserse dan intelejen.
Irjen Winarto menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya sebelum memutuskan masuk Akpol. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi kedinasan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. Rekam jejak pendidikannya diperkaya dengan berbagai pelatihan spesialisasi, termasuk di bidang kontraterorisme dan kejahatan transnasional yang membentuk perspektifnya dalam memimpin organisasi kepolisian di daerah.
Karier dan Riwayat Jabatan
Karier Irjen Winarto di kepolisian diawali dari jabatan perwira pertama di satuan reserse. Bakat investigasinya terasah sejak bertugas di lapangan, yang kemudian membawanya menduduki berbagai posisi strategis di tingkat Polres hingga Mabes Polri. Berikut adalah tonggak penting perjalanan kariernya:
- Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat
- Wakapolres Metro Jakarta Selatan
- Penyidik Utama dan Kasubdit di Bareskrim Polri
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri
- Dirkrimum Polda Sumatera Utara (2018-2019)
- Dirtipidum Bareskrim Polri (2019-2020)
- Waket BIN (Badan Intelijen Negara) Bidang Kontraterorisme (2020-2022)
- Kapolda Maluku Utara (2022-2023)
- Karo Watpers Divpropam Polri (2023-2024)
- Kapolda Kalimantan Selatan (2024-sekarang)
Penugasan Irjen Winarto di lembaga eksternal seperti BIN menjadi catatan penting yang memperkaya perspektifnya dalam memahami dinamika keamanan nasional, khususnya terkait ancaman terorisme dan radikalisme. Pengalaman ini menjadi bekal berharga ketika ia kembali bertugas di Polri dan dipercaya memimpin polda.
"Saya percaya bahwa pendekatan keamanan yang efektif harus mengedepankan sinergi antara penegakan hukum yang tegas dan pembinaan masyarakat yang berkelanjutan." — Irjen Pol. Winarto dalam sambutan perdananya sebagai Kapolda Kalsel.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak dilantik sebagai Kapolda Kalimantan Selatan pada pertengahan tahun 2024, Irjen Winarto langsung tancap gas menangani sejumlah persoalan krusial di wilayah hukum Polda Kalsel. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah restrukturisasi internal di tubuh Polri setempat, dengan menekankan pada penguatan fungsi pengawasan dan optimalisasi peran satuan kewilayahan.
Beberapa program unggulan yang dicanangkan Irjen Winarto di Polda Kalsel sepanjang 2024-2025 antara lain:
- Operasi Antik Intan 2025: Pengungkapan besar-besaran jaringan narkotika yang berhasil menyita 247 kilogram sabu dan menangkap 18 tersangka dalam kurun waktu enam bulan pertama kepemimpinannya.
- Program "Banua Aman": Inisiatif pemolisian masyarakat yang mengintegrasikan peran Bhabinkamtibmas dengan tokoh agama dan adat setempat untuk deteksi dini konflik sosial dan radikalisme.
- Satgas Karhutla: Pembentukan satuan tugas khusus penanganan kebakaran hutan dan lahan yang dilengkapi teknologi pemantauan berbasis drone dan sistem peringatan dini, mengurangi titik api hingga 62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Reformasi Layanan Publik: Digitalisasi pelayanan SIM, SKCK, dan SPKT yang memangkas waktu pelayanan rata-rata 40 persen serta meminimalisasi praktik percaloan.
- Pengamanan Pilkada Serentak 2024: Sukses mengamankan seluruh tahapan Pilkada di 13 kabupaten/kota tanpa insiden berarti berkat strategi Cooling System yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Di bawah kepemimpinannya, Polda Kalsel mencatatkan penurunan indeks kriminalitas sebesar 14,3 persen pada triwulan pertama 2025, khususnya pada kejahatan jalanan dan pencurian kendaraan bermotor. Capaian ini merupakan hasil dari peningkatan patroli presisi berbasis data yang diterapkannya.
Pada awal 2025, Irjen Winarto juga memberikan perhatian serius terhadap maraknya kasus perdagangan orang (TPPO) yang menjadikan Kalimantan Selatan sebagai daerah transit. Ia membentuk tim gabungan yang berhasil menggagalkan pengiriman 47 calon pekerja migran ilegal ke Malaysia dan menetapkan 6 tersangka jaringan sindikat. Dalam penanganan kasus lingkungan hidup, Polda Kalsel di bawah komandonya juga berhasil menindak 12 perusahaan tambang ilegal dan menyita ratusan unit alat berat yang beroperasi tanpa izin di Kabupaten Banjar dan Tanah Bumbu.
Tantangan dan Harapan
Meski mencatatkan sejumlah capaian positif, Irjen Winarto masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang tidak ringan. Salah satu tantangan terbesar adalah peredaran gelap narkotika yang menjadikan Kalimantan Selatan sebagai salah satu pintu masuk jaringan internasional karena posisi geografisnya yang strategis. Ia menyadari bahwa pendekatan pen
Comments (0)