Irjen Pol. Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Timur
Irjen Pol. Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Timur
Profil Singkat
Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto, S.I.K., M.Si. lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 12 Desember 1967. Perwira tinggi Polri ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Sejak awal karier, Imam Sugianto dikenal sebagai sosok polisi dengan pengalaman panjang di bidang reserse, yang membentuk naluri tajam dalam mengungkap berbagai kejahatan. Kepribadiannya yang lugas dan pendekatan humanis kerap menjadi ciri khas dalam memimpin, sekaligus mencerminkan komitmen terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.
Sebagai putra daerah Jawa Timur, penunjukannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim pada awal 2024 mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Ia diharapkan mampu membawa warna baru dalam penanganan keamanan di provinsi dengan dinamika sosial yang tinggi ini.
Karier dan Riwayat Jabatan
Karier Imam Sugianto di kepolisian terbilang cemerlang dan sarat pengalaman teritorial. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, terutama di Polda Metro Jaya yang dikenal sebagai barometer keamanan ibu kota. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara, Kepala Polrestabes Surabaya (2014–2016), dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya (2018–2019). Puncaknya di Polda Metro Jaya adalah ketika ia dipercaya sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) pada 2019–2020.
Jejak pengabdian di daerah berlanjut ketika Imam Sugianto dilantik sebagai Kapolda Kalimantan Selatan. Di sana, ia sukses memimpin pengamanan berbagai agenda nasional, termasuk penanganan pandemi dan pemulihan keamanan pasca bencana. Keberhasilan inilah yang mengantarnya kembali ke tanah kelahiran dengan tanggung jawab lebih besar: memimpin Polda Jawa Timur per Januari 2024 menggantikan Irjen Pol. Toni Harmanto.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak memegang kendali Polda Jatim, Irjen Pol. Imam Sugianto langsung tancap gas dengan sejumlah program prioritas. Salah satu fokus utamanya adalah pemberantasan peredaran narkotika. Di bawah komandonya, Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil mengungkap jaringan narkoba lintas provinsi dan menyita barang bukti dalam jumlah besar. Dalam beberapa operasi, ia menegaskan:
"Tidak ada tempat aman bagi bandar dan pengedar narkoba di Jawa Timur. Kami akan terus melakukan penindakan tanpa pandang bulu, karena ini menyangk
Comments (0)