KAMMI Serukan Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang Aksi AMPB

JAKARTA — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan sikap menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, menjelang rencana aksi unjuk rasa AMPB di ...

KAMMI Serukan Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang Aksi AMPB

JAKARTA — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan sikap menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, menjelang rencana aksi unjuk rasa AMPB di kompleks Gedung DPR RI. Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di sebuah kafe di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Dalam keterangan resminya, KAMMI menegaskan bahwa agenda penyampaian aspirasi di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin undang-undang, tetapi harus dijalankan secara tertib dan penuh tanggung jawab. KAMMI mengingatkan seluruh elemen yang akan berpartisipasi dalam aksi agar tidak mudah terpancing oleh narasi-narasi provokatif yang sengaja disebarkan untuk mengadu domba antarkelompok masyarakat.

"Kami menyerukan kepada seluruh komponen bangsa untuk tetap bersatu dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah. Fokus utama gerakan kami adalah misi kemanusiaan, bukan konflik yang merugikan rakyat," demikian pernyataan yang dibacakan perwakilan KAMMI di hadapan awak media.

Menolak Provokasi di Tengah Gelombang Aksi

Menurut KAMMI, dinamika politik nasional yang tengah berlangsung menuntut kedewasaan seluruh pihak dalam menyikapi perbedaan pandangan. Organisasi kemahasiswaan yang berdiri sejak 29 Maret 1998 ini menilai persatuan bangsa merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan ekonomi dan gejolak sosial yang tengah melanda masyarakat.

KAMMI menekankan bahwa aksi unjuk rasa yang direncanakan AMPB di depan Gedung DPR RI harus dimaknai sebagai ruang penyampaian aspirasi, bukan ajang untuk memperkeruh suasana kebangsaan. Dalam pernyataannya, KAMMI juga mengapresiasi aparat keamanan yang telah menyiapkan pengamanan aksi, sembari meminta seluruh peserta aksi mematuhi aturan yang berlaku dan menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

KAMMI menilai keberadaan aparat keamanan dalam setiap aksi merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum. Organisasi ini berharap komunikasi antara penyelenggara aksi dan kepolisian terus terjalin, sehingga potensi gesekan di lapangan dapat diminimalisasi sejak dini. Dalam konteks itulah, KAMMI menegaskan pentingnya seluruh pihak menahan diri dari tindakan yang dapat memicu ketegangan.

Seruan Persatuan dan Fokus pada Misi Kemanusiaan

Dalam jumpa pers tersebut, KAMMI menegaskan bahwa gerakan yang diusung organisasinya berorientasi pada misi kemanusiaan, mulai dari pendampingan masyarakat terdampak krisis hingga pengawalan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat kecil. Karena itu, KAMMI meminta agar energi massa aksi tidak dialihkan pada hal-hal yang bersifat destruktif.

KAMMI menyatakan bahwa perbedaan sikap politik antarkelompok merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh dijadikan alat untuk menimbulkan permusuhan. KAMMI mengajak seluruh elemen mahasiswa dan pemuda mengedepankan dialog serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan pandangan.

Organisasi ini juga menyoroti pentingnya menjaga ruang publik agar tetap kondusif selama berlangsungnya aksi. Menurut KAMMI, ketertiban selama aksi akan menentukan kredibilitas gerakan mahasiswa di mata publik sekaligus memperkuat legitimasi tuntutan yang disuarakan kepada pemerintah dan DPR RI.

Harapan Aksi Berjalan Damai dan Tertib

Menutup pernyataan sikapnya, KAMMI menyampaikan harapan agar aksi unjuk rasa AMPB di DPR RI berlangsung damai, tertib, dan menghasilkan tindak lanjut yang konstruktif. KAMMI menyatakan kesiapannya ikut mengawal jalannya aksi serta memastikan pesan-pesan kemanusiaan yang menjadi inti gerakan tidak tenggelam oleh provokasi.

Dalam kesempatan yang sama, KAMMI mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan dan elemen mahasiswa lain bersinergi menjaga situasi kebangsaan. Menurut KAMMI, kolaborasi lintas organisasi menjadi kunci agar tuntutan yang disuarakan dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh para pengambil kebijakan.

Sebagai organisasi yang konsisten menyuarakan kepentingan umat dan bangsa, KAMMI menegaskan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat. Organisasi ini meminta seluruh pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun peserta aksi, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan persatuan dalam setiap langkah.

Pernyataan sikap KAMMI ini muncul di tengah meningkatnya dinamika politik nasional menjelang rencana aksi AMPB. Sejumlah kalangan menilai sikap tegas organisasi mahasiswa untuk menolak provokasi menjadi penyeimbang penting di tengah arus informasi yang berkembang di masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User