Kafe di Ciracas Ludes Terbakar, Enam Unit Damkar Diterjunkan
Kebakaran hebat melanda sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari (11/5/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan ham...
Kebakaran hebat melanda sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari (11/5/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan hampir seluruh bangunan kafe dan memaksa pengerahan 30 personel pemadam kebakaran beserta enam unit armada untuk menjinakkan si jago merah.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari lapangan, titik api pertama kali terdeteksi oleh warga sekitar pukul 02.45 WIB. Saksi mata, Rahmat (42), mengaku melihat kepulan asap hitam tebal membubung dari arah atap kafe yang saat itu dalam kondisi tidak beroperasi. “Saya langsung berteriak dan menghubungi pemadam. Api membesar sangat cepat, mungkin karena banyak material kayu dan dekorasi di dalam,” ujarnya. Laporan darurat masuk ke Pusat Komando Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur hanya berselang beberapa menit. Regu terdekat dari Pos Sektor Ciracas langsung diterjunkan menuju lokasi.
Respons Cepat Pasukan Pemadam
Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur, Budi Santoso, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan total 30 personel yang terbagi dalam enam unit mobil pemadam. “Kami tiba di lokasi sekitar pukul 03.05 WIB. Saat itu api sudah melalap sekitar 70 persen bangunan utama,” jelasnya. Petugas segera memutus aliran listrik di area sekitar dan membentuk sekat untuk mencegah api merembet ke bangunan di samping kafe. Sempat muncul kendala teknis berupa tekanan air yang tidak stabil dan akses jalan yang relatif sempit, sehingga dua unit armada harus diposisikan di ujung gang dan menarik selang hingga sepanjang lebih dari 150 meter. Meski demikian, tim berhasil mengisolasi titik api dan mendinginkan struktur bangunan yang tersisa. Api dinyatakan padam total pada pukul 05.10 WIB setelah lebih dari dua jam operasi pemadaman intensif. Pendinginan dan penyisiran sisa bara terus dilakukan hingga pukul 06.30 WIB.
Investigasi Awal dan Dugaan Sumber Percikan
Pusat Laboratorium Forensik Kebakaran (Puslabfor) dan tim investigasi Gulkarmat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara begitu area dinyatakan aman. Langkah awal berfokus pada pengumpulan sampel material dan pengukuran titik awal api. Kasiops Budi Santoso belum dapat memastikan pemicu pasti, namun dugaan sementara mengarah pada hubungan arus pendek listrik. “Dari pantauan awal, pusat api kemungkinan berasal dari ruang panel listrik di bagian belakang bangunan. Tapi kami masih perlu uji laboratorium dan keterangan saksi lebih lanjut,” paparnya. Bangunan kafe diketahui merupakan konstruksi semi-permanen dengan dominasi material kayu dan pelapis sintetis yang rentan terbakar. Selain itu, petugas menemukan beberapa tabung gas elpiji di area dapur yang berhasil diamankan sebelum tersulut, sehingga potensi ledakan susulan bisa diredam.
Kondisi Terkini dan Kerugian Materiel
Akibat kejadian ini, bangunan kafe seluas sekitar 180 meter persegi hampir rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut karena kafe tengah tutup dan tidak terdapat aktivitas penghuni di dalamnya. Hanya seorang warga yang mengalami sesak napas ringan akibat menghirup asap, namun telah mendapatkan perawatan di puskesmas setempat dan diperbolehkan pulang. Taksiran kerugian materiel masih dalam penghitungan, namun diperkirakan mencapai lebih dari Rp450 juta, meliputi kerusakan struktur fisik, perabot, perlengkapan dapur, dan peralatan hiburan. Tim pemadam juga mencatat potensi kerusakan kecil pada satu bangunan tetangga berupa cat terkelupas dan retakan ringan akibat paparan suhu tinggi. Suku Dinas Sosial Jakarta Timur telah diterjunkan untuk mendata dan memberikan bantuan darurat jika diperlukan. Pihak kepolisian sektor Ciracas telah memasang garis polisi di sekeliling lokasi dan masih memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk pemilik dan karyawan kafe, guna melengkapi berkas penyelidikan.
Operasi pemadaman ini menjadi salah satu respons paling cepat yang dilakukan Gulkarmat Jakarta Timur sepanjang bulan Mei 2026. Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau untuk memeriksa instalasi kelistrikan secara berkala dan memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan di setiap bangunan komersial. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan kebakaran pada usaha kuliner yang umumnya menggunakan peralatan bertegangan tinggi dan bahan mudah terbakar.
Comments (0)