Jurgen Klopp Resmi Tangani Timnas Jerman, Bidik Juara Dunia 2026
FRANKFURT — Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala tim nasional, menandai babak baru dalam karier mantan arsitek Liverpool tersebut. Keputusan ini diumum...
FRANKFURT — Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala tim nasional, menandai babak baru dalam karier mantan arsitek Liverpool tersebut. Keputusan ini diumumkan pada Senin (24/6) usai negosiasi alot yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Setelah lebih dari setahun menjalani masa istirahat dari dunia kepelatihan, Klopp akhirnya kembali ke pinggir lapangan. Pria berusia 57 tahun itu akan resmi memimpin Die Mannschaft mulai 1 Juli 2025, menggantikan pelatih interim yang menangani tim setelah kepergian Julian Nagelsmann pada akhir 2024.
Kesepakatan Tercapai Usai Negosiasi Intensif
DFB diketahui telah melakukan pendekatan intensif terhadap Klopp sejak awal tahun 2025. Presiden DFB, Bernd Neuendorf, bersama Direktur Olahraga Rudi Völler, bertemu langsung dengan Klopp di kediamannya di Liverpool pada Maret lalu. Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan serangkaian diskusi teknis via telekonferensi hingga akhirnya tercapai kesepakatan final pada akhir pekan ini. Keputusan DFB untuk menunjuk Klopp diambil dalam rapat pleno luar biasa yang digelar pada Sabtu (22/6) di Frankfurt. Seluruh anggota dewan, termasuk perwakilan klub-klub Bundesliga, menyetujui kontrak tersebut secara aklamasi. "Kami sangat yakin bahwa Jurgen adalah sosok yang tepat untuk membawa tim nasional kembali ke jalur kemenangan," ujar Neuendorf dalam konferensi pers pengumuman.
Kontrak Jumbo dan Misi Piala Dunia 2026
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Klopp menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan nilai mencapai 12 juta euro per tahun—menjadikannya salah satu pelatih nasional dengan bayaran tertinggi di dunia. Kontrak tersebut akan berakhir setelah Piala Dunia 2028 di Amerika Serikat, namun ekspektasi terbesar terletak pada turnamen pertama yang akan dijalaninya: Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara. DFB menetapkan target ambisius untuk Klopp, yakni membawa Jerman setidaknya ke babak semifinal di Piala Dunia 2026 dan merebut trofi juara di Piala Eropa 2028 yang akan digelar di Inggris dan Republik Irlandia. Struktur bonus dalam kontraknya juga sangat menarik: Klopp akan menerima tambahan 5 juta euro jika berhasil mempersembahkan gelar juara dunia, dan 3 juta euro untuk raihan juara Eropa. Sumber internal DFB menyebutkan bahwa Klopp akan memiliki kendali penuh atas pemilihan staf kepelatihan, termasuk kemungkinan membawa asisten lamanya, Peter Krawietz, serta spesialis kebugaran Andreas Kornmayer yang sama-sama pernah bekerja di Liverpool. "Ia meminta otonomi penuh dalam urusan teknis, dan kami setuju," ujar seorang pejabat DFB yang enggan disebut namanya.
Rekam Jejak dan Filosofi Kepelatihan
Jurgen Klopp membangun reputasinya melalui pendekatan sepak bola menyerang dan pressing tinggi yang ia terapkan di Borussia Dortmund. Di klub tersebut, ia mempersembahkan dua gelar Bundesliga (2011, 2012) dan membawa Dortmund ke final Liga Champions 2013. Puncak kariernya datang saat menangani Liverpool selama sembilan musim (2015-2024), di mana ia mengantarkan The Reds meraih gelar Liga Champions 2019 dan titel Premier League pertama dalam 30 tahun pada 2020. Pendekatan manusiawinya dalam mengelola pemain serta kecerdasan taktis membuat Klopp dihormati di seluruh Eropa. Ia juga dikenal mampu mengembangkan talenta muda dan menciptakan ikatan kuat antara tim dan suporter. "Filosofi gegenpressing-nya cocok dengan karakter pemain Jerman yang energik dan disiplin," kata Rudi Völler. DFB berharap pendekatan ini dapat merevitalisasi permainan kolektif tim nasional yang sempat kehilangan identitas. Selama masa istirahatnya, Klopp menghabiskan waktu bersama keluarga dan terlibat dalam beberapa proyek sosial. Ia juga sempat menjadi komentator tamu di ajang Piala Eropa 2024, yang menunjukkan bahwa api sepak bolanya tidak pernah padam. Ketertarikannya pada posisi pelatih tim nasional sebenarnya sudah tercium sejak awal tahun, ketika ia beberapa kali menyatakan keinginannya untuk kembali melatih dalam kapasitas yang berbeda.
Klopp: Saya Siap Memimpin Kembali Sepak Bola Jerman
Dalam pernyataan resmi pertamanya, Klopp mengaku terhormat mendapat kepercayaan dari negaranya. "Melatih tim nasional Jerman adalah impian setiap pelatih. Setelah berdiskusi panjang dengan keluarga dan tim DFB, saya merasa inilah saat yang tepat untuk kembali. Saya siap mengerahkan seluruh energi dan pengalaman untuk membawa tim ini meraih sukses di panggung dunia," kata Klopp. Klopp, yang memulai karier kepelatihan di Mainz 05 dan meraih kesuksesan besar bersama Borussia Dortmund serta Liverpool, dikenal dengan filosofi sepak bola gegenpressing dan kemampuannya membangun mentalitas juara. Kehadirannya diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat juang Der Panzer yang sempat meredup dalam beberapa turnamen terakhir. "Saya menatap Piala Dunia 2026 dengan keyakinan bahwa kami bisa bersaing dengan tim-tim terbaik dunia," tegasnya. Reaksi positif mengalir dari para pemain dan tokoh sepak bola Jerman. Kapten tim nasional, Joshua Kimmich, menyambut baik penunjukan tersebut. "Kami sangat antusias. Klopp adalah pelatih hebat yang bisa mengangkat level permainan kami. Kami siap bekerja keras untuk mencapai target yang ditetapkan," ujarnya melalui akun media sosial pribadi. Lothar Matthäus, legenda Jerman, juga memuji keputusan DFB: "Ini langkah yang berani dan tepat. Klopp memiliki karisma yang dibutuhkan tim ini."
Dengan ditunjuknya Klopp, DFB menandaskan era baru dalam sejarah tim nasional. Perjalanan pertamanya akan dimulai pada laga uji coba internasional melawan Prancis pada September mendatang, sebelum memulai kampanye kualifikasi Piala Dunia. Publik sepak bola Jerman kini menanti dengan harapan besar hadirnya trofi yang telah lama dinantikan.
Comments (0)