JNE Umumkan Pemenang Kompetisi Konten 2026

Jakarta – PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) secara resmi mengumumkan para pemenang dalam puncak acara penghargaan JNE Content Competition 2026 yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, pada...

JNE Umumkan Pemenang Kompetisi Konten 2026

Jakarta – PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) secara resmi mengumumkan para pemenang dalam puncak acara penghargaan JNE Content Competition 2026 yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, pada Jumat malam, 26 Juni 2026. Kompetisi yang mengusung tema “Kreativitas Tanpa Batas” ini menerima total 5.273 karya dari seluruh penjuru Indonesia, menandai partisipasi tertinggi sejak penyelenggaraan perdana kompetisi serupa lima tahun silam.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyatakan bahwa ajang ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem industri kreatif nasional. “Kami menegaskan bahwa JNE tidak hanya bertumbuh sebagai perusahaan logistik, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi para pelaku kreatif di Indonesia. Kompetisi ini menjadi wahana untuk menggali potensi dan memberikan apresiasi tertinggi bagi insan-insan berbakat,” ujarnya.

Seleksi Ketat Libatkan Juri Independen

Proses penjurian berlangsung selama dua bulan, dimulai sejak penutupan pengiriman karya pada 31 Mei 2026. Dewan juri yang terdiri dari praktisi industri kreatif, akademisi, dan profesional konten digital menyaring karya berdasarkan empat kriteria utama: orisinalitas, relevansi dengan tema, kualitas estetika, dan pesan komunikasi. Ketua Dewan Juri, Dr. Rina Wahyuni, mengungkapkan bahwa mutu karya tahun ini meningkat signifikan. “Kami melihat banyak karya yang tidak hanya inovatif secara teknis, tetapi juga kuat dalam menyampaikan narasi sosial dan kebangsaan,” jelasnya.

Dari total 5.273 karya, sebanyak 150 karya lolos ke tahap final untuk tiga kategori, yaitu Video Kreatif, Fotografi Cerita, dan Tulisan Inspiratif. Setiap kategori memunculkan juara pertama, kedua, dan ketiga, serta satu penghargaan Best of The Best yang dipilih dari seluruh juara pertama kategori.

Daftar Pemenang dan Apresiasi Best of The Best

Kategori Video Kreatif dimenangkan oleh tim dari Yogyakarta, Ananta Production, melalui karya dokumenter pendek bertajuk “Rantau”. Juara kedua diraih oleh Sofia Hanifa dari Bandung dengan video animasi 3D “Mimpi di Atas Kertas”, sementara juara ketiga jatuh kepada kolektif asal Makassar, Pattingalloang Visual, lewat karya “Suara dari Timur”.

Untuk kategori Fotografi Cerita, fotografer lepas asal Bali, I Nyoman Surya, keluar sebagai juara pertama dengan seri foto hitam putih “Ritme Pasar Tradisional”. Posisi kedua ditempati oleh Yesaya Situmorang dari Medan lewat “Jejak Batubara”, dan ketiga oleh Adinda Permata dari Malang melalui “Wanita dan Bumi”.

Sementara itu, dalam kategori Tulisan Inspiratif, esai mendalam berjudul “Surat untuk Generasi Alpha” karya Vina Nurhasanah dari Surabaya berhasil menyabet gelar juara pertama. Cerpen “Kota yang Tak Pernah Tidur” oleh Bimo Kuncoro dari Semarang dan artikel feature “Rekam Jejak Seorang Guru” oleh Laila Sulistyo dari Pontianak masing-masing menjadi juara kedua dan ketiga.

Penghargaan puncak, Best of The Best, diberikan kepada karya “Rantau” dari Ananta Production. Dewan juri menetapkan keputusan ini setelah melalui rapat pleno yang mempertimbangkan nilai artistik, dampak emosional, dan tingkat kesulitan produksi. M. Feriadi menyerahkan langsung trofi dan uang pembinaan sebesar Rp150 juta. “Karya ini menggambarkan perjuangan manusia secara universal, sangat relevan dengan semangat JNE yang selalu menghubungkan orang dan cerita dari berbagai perantauan,” ucapnya di atas panggung.

Langkah Strategis Mengembangkan Talenta Nasional

Selain pengumuman pemenang, acara ini juga menjadi ajang peluncuran program baru JNE bertajuk Inkubator Kreator Muda. Program yang disahkan melalui Peraturan Direksi Nomor 022/PD-JNE/VI/2026 tersebut akan menyediakan pelatihan intensif dan pendanaan awal bagi 30 finalis terpilih dari tahun-tahun sebelumnya. “Kami menindaklanjuti antusiasme kompetisi ini dengan menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Para kreator bisa mengembangkan proyek komersial mereka dengan bimbingan mentor langsung dari praktisi terkemuka,” tegas Feriadi.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pameran 50 karya unggulan dari seluruh kategori yang dikurasi secara khusus oleh tim kurator independen. Pengunjung dapat menyaksikan langsung instalasi video, cetakan foto ukuran besar, serta pojok baca untuk tulisan inspiratif. Karya-karya tersebut akan dipamerkan kepada publik mulai 27 Juni hingga 2 Juli 2026 secara gratis.

Dalam kesempatan yang sama, JNE juga menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mendukung riset dan promosi konten lokal ke pasar global. Kerja sama ini mencakup penyediaan jalur distribusi logistik khusus untuk produk kreatif serta program pelatihan ekspor konten bagi komunitas di daerah tertier.

Dengan berakhirnya JNE Content Competition 2026, perusahaan optimistis bahwa inovasi konten Indonesia akan semakin diperhitungkan di kancah internasional. “Ini adalah komitmen jangka panjang kami. Ke depan, kami ingin setiap karya anak bangsa memiliki kanal untuk didistribusikan, dihargai, dan menginspirasi,” tutup Feriadi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User