Jembatan Gantung Koto Rawang Rampung, Andre Rosiade Pastikan Akses Warga Pulih
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade memastikan Jembatan Gantung Koto Rawang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, telah rampung dibangun. Penyelesaian jembatan tersebut merupak...
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade memastikan Jembatan Gantung Koto Rawang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, telah rampung dibangun. Penyelesaian jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di daerah itu, sekaligus menjawab kebutuhan akses masyarakat yang selama ini terkendala sejak fasilitas serupa rusak diterjang bencana.
Dalam kunjungan kerjanya ke lokasi, Andre menegaskan bahwa jembatan yang membentang melintasi aliran sungai tersebut telah selesai dikerjakan dan dinyatakan layak digunakan. Ia menyebut keberadaan jembatan itu menjadi penanda pulihnya konektivitas antarwilayah yang sempat terputus, sehingga warga dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan.
“Kami memastikan Jembatan Gantung Koto Rawang telah rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pembangunan ini menindaklanjuti kebutuhan mendesak warga pascabencana, agar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal,” kata Andre dalam keterangan resminya.
Jembatan Gantung Koto Rawang Dinyatakan Rampung
Andre menjelaskan, pembangunan Jembatan Gantung Koto Rawang dikerjakan melalui mekanisme anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan standar teknis dan mutu konstruksi, sehingga jembatan diharapkan mampu melayani masyarakat dalam jangka panjang.
Ia menambahkan, rampungnya pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan di tingkat lapangan. Andre mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat, mulai dari aparatur di lingkungan kementerian terkait hingga tenaga kerja konstruksi yang bekerja di lokasi.
“Keberhasilan penyelesaian jembatan ini adalah kerja bersama. Kami berharap jembatan tidak hanya rampung, tetapi juga terpelihara dengan baik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Andre.
Dukungan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Rampungnya Jembatan Gantung Koto Rawang menjadi bagian dari program pemulihan infrastruktur pascabencana yang digulirkan pemerintah. Sebelumnya, sejumlah ruas akses di Kabupaten Pesisir Selatan mengalami kerusakan akibat bencana, sehingga mobilitas warga terganggu dan aktivitas ekonomi di sejumlah nagari ikut terhambat.
Menurut Andre, kondisi geografis Kabupaten Pesisir Selatan yang berbukit dan dilintasi sejumlah sungai menuntut ketersediaan infrastruktur penyeberangan yang memadai. Keberadaan jembatan gantung menjadi salah satu solusi yang tepat dan efisien untuk menghubungkan permukiman warga di kedua sisi sungai.
Andre menyatakan, perbaikan infrastruktur pascabencana merupakan prioritas yang harus dipastikan berjalan tepat waktu. Menurutnya, keterlambatan pemulihan infrastruktur akan berdampak langsung pada kesulitan masyarakat dalam menjangkau layanan pendidikan, kesehatan, hingga akses ke pasar dan pusat kegiatan ekonomi.
“Pemulihan infrastruktur pascabencana tidak boleh berjalan lambat. Jembatan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan hak dasar masyarakat atas akses yang layak terpenuhi,” tegas Andre.
Manfaat Jembatan bagi Aktivitas Masyarakat
Keberadaan Jembatan Gantung Koto Rawang diharapkan memberi manfaat langsung bagi warga sekitar. Jembatan tersebut akan mempermudah perjalanan anak-anak menuju sekolah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka akses warga menuju fasilitas pelayanan publik di pusat kecamatan dan kabupaten.
Andre mengingatkan masyarakat agar turut menjaga fasilitas umum tersebut. Perawatan dan pemeliharaan secara berkala, menurutnya, menjadi kunci agar jembatan tetap aman digunakan oleh seluruh warga dalam waktu yang lama.
“Fasilitas publik ini milik bersama. Kami berharap masyarakat turut menjaga, dan pemerintah daerah melakukan pemeliharaan secara rutin, agar jembatan terus memberikan manfaat bagi generasi berikutnya,” imbuhnya.
Komitmen Pengawasan Anggaran Infrastruktur
Sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan. Dalam rapat kerja maupun Rapat Koordinasi dengan kementerian terkait, ia menyampaikan sejumlah catatan agar proyek infrastruktur daerah diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran.
Andre menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti hasil kunjungan kerja ini melalui mekanisme pengawasan yang menjadi kewenangan Komisi VI DPR RI. Catatan lapangan yang diperoleh akan dibawa dalam rapat bersama mitra kerja komisi untuk memastikan keberlanjutan pemeliharaan jembatan serta percepatan program infrastruktur lainnya di Sumatera Barat.
Selain itu, Andre berharap pengalaman penyelesaian Jembatan Gantung Koto Rawang dapat menjadi pembelajaran bagi percepatan proyek infrastruktur serupa di daerah lain yang membutuhkan pemulihan pascabencana.
“Kami akan terus mengawal, baik dari sisi pembangunan maupun pemeliharaan. Dukungan Fraksi dan seluruh anggota komisi terhadap program infrastruktur daerah menjadi bagian dari keputusan bersama yang kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran,” pungkasnya.
Comments (0)