Oct 13, 2026
Politik

Jemaah Umrah Terdampak Serangan Bandara Riyadh Arab Saudi

Sejumlah jemaah umrah dilaporkan turut menjadi korban dalam rangkaian serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Serangan yang diklaim oleh kelompok Houthi tersebut ...

Jemaah Umrah Terdampak Serangan Bandara Riyadh Arab Saudi

Sejumlah jemaah umrah dilaporkan turut menjadi korban dalam rangkaian serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Serangan yang diklaim oleh kelompok Houthi tersebut berlangsung di tengah eskalasi konflik yang kembali memanas di Yaman, dan menempatkan jemaah sebagai pihak yang paling rentan karena berada di terminal saat insiden terjadi.

Rekaman pengawasan yang dirilis Kementerian Media Arab Saudi memperlihatkan situasi terminal saat serangan tiba-tiba menghantam. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, tampak jemaah umrah yang masih mengenakan pakaian ihram tengah bersiap menuju pesawat. Rekaman lain menunjukkan para jemaah duduk di ruang tunggu beberapa detik sebelum guncangan terjadi dan membuat kondisi terminal porak-poranda.

"Bandara adalah gerbang menuju Makkah dan Madinah, yang menyambut para jemaah yang datang ke Saudi demi mencapai pemenuhan spiritual," demikian laporan media lokal Saudi Gazette pada Senin (12/10).

Rangkaian Serangan dan Korban Jiwa

Berdasarkan catatan otoritas setempat, rangkaian serangan ke Bandara Riyadh berlangsung dalam beberapa gelombang. Serangan pada 6-7 Oktober menewaskan 3 orang, diikuti serangan hari berikutnya yang juga merenggut 3 korban jiwa.

Pada serangan hari Sabtu (10/10), tercatat 13 orang tewas dan 309 orang luka-luka. Adapun serangan pada hari Minggu (11/10) mengakibatkan 1 korban tewas. Korban terdiri atas warga negara Saudi maupun warga asing, termasuk di antaranya jemaah umrah yang sedang berada dalam perjalanan menuju atau kembali dari Tanah Suci.

Hingga laporan ini diturunkan, otoritas Arab Saudi belum merilis daftar lengkap identitas korban, termasuk kewarganegaraan jemaah yang terdampak. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak berwenang Arab Saudi untuk memastikan kondisi warga negara Indonesia yang berada di lokasi kejadian.

Houthi Klaim Tanggung Jawab

Kelompok Houthi sebelumnya telah merilis pernyataan resmi yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Klaim itu disampaikan di tengah meningkatnya kembali ketegangan di Yaman, yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan eskalasi signifikan.

Bandara-bandara di Arab Saudi memiliki posisi strategis bagi jutaan umat Islam di seluruh dunia, bukan sekadar pusat transportasi. Fasilitas tersebut menjadi pintu masuk utama bagi jemaah umrah dan haji sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah dan Madinah.

Respons dan Antisipasi bagi Jemaah

Otoritas Arab Saudi menyatakan sedang menindaklanjuti insiden ini melalui Rapat Koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan pihak keamanan dan otoritas penerbangan. Langkah pengamanan di sejumlah bandara internasional diperketat, sementara evaluasi terhadap prosedur evakuasi terminal tengah dilakukan.

Bagi calon jemaah, situasi ini menjadi perhatian serius. Penyelenggara perjalanan umrah diminta terus memantau perkembangan dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah kedua negara. Keputusan mengenai penjadwalan keberangkatan akan ditetapkan berdasarkan pertimbangan keselamatan jemaah.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya melindungi warga negara di luar negeri, seraya mengimbau jemaah yang berada di Arab Saudi untuk tetap tenang, menjauhi area terdampak, dan segera melapor kepada perwakilan RI apabila membutuhkan bantuan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User