Oct 07, 2026
Politik

Jasa Marga Perkuat Transformasi Digital Tol demi Keselamatan Pengguna

JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya memperkuat layanan jalan tol berbasis teknologi dengan menempatkan keselamatan pengguna sebagai prioritas utama. Penegasan itu disampaika...

Jasa Marga Perkuat Transformasi Digital Tol demi Keselamatan Pengguna

JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya memperkuat layanan jalan tol berbasis teknologi dengan menempatkan keselamatan pengguna sebagai prioritas utama. Penegasan itu disampaikan pimpinan persero di Jakarta baru-baru ini sebagai tindak lanjut arah transformasi digital pada penyelenggaraan jalan tol nasional yang ditetapkan pemerintah.

Badan usaha milik negara pengelola jaringan jalan tol terluas di Tanah Air itu menyatakan bahwa adopsi teknologi tidak semata dimaksudkan mempercepat transaksi, melainkan juga menekan potensi kecelakaan serta memperpendek waktu tanggap darurat pada seluruh ruas yang menjadi tanggung jawab persero.

Digitalisasi Transaksi dan Layanan Gerbang Tol

Berdasarkan keterangan resmi persero, digitalisasi layanan difokuskan pada sistem pembayaran elektronik tanpa tunai yang kini berlaku di seluruh gerbang tol. Skema tersebut dinilai mampu memangkas antrean kendaraan di titik bayar sehingga risiko tabrakan beruntun di area gerbang dapat ditekan secara signifikan.

"Setiap titik layanan wajib beroperasi sesuai standar, sebab kelancaran arus dan keselamatan pengguna merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Selain pembayaran elektronik, persero mengembangkan integrasi data transaksi guna mendukung perencanaan lalu lintas. Akumulasi data volume kendaraan dimanfaatkan untuk menetapkan skema pengaturan arus, termasuk pembalikan arah lajur atau one way traffic pada masa libur nasional, yang keputusan akhirnya diambil melalui rapat koordinasi bersama instansi terkait.

Kanal aduan pelanggan turut diperkuat melalui layanan panggilan terpadu yang menerima laporan gangguan, permintaan pertolongan darurat, hingga permintaan informasi kondisi perjalanan. Setiap laporan yang masuk dicatat, diverifikasi, kemudian diteruskan kepada petugas terdekat sesuai tingkat urgensi yang ditetapkan dalam prosedur operasional.

Pemantauan Terpadu dari Ruang Kendali Lalu Lintas

Dimensi keselamatan diperkokoh melalui pusat kendali lalu lintas yang beroperasi penuh selama 24 jam. Kamera pengawas, papan pesan informasi variabel, serta perangkat deteksi gangguan tersebar di sejumlah ruas utama untuk mengidentifikasi kecelakaan, kendaraan mogok, maupun benda berbahaya di badan jalan sejak dini.

Temuan lapangan langsung ditindaklanjuti oleh tim patroli dan unit pemadam kebakaran yang disiagakan pada titik-titik strategis. Persero menetapkan target percepatan penanganan insiden agar ruang gerak dapat dibuka kembali dalam waktu singkat sehingga kemacetan panjang yang kerap memicu kecelakaan susulan dapat dihindari.

"Teknologi kami hadirkan bukan sekadar sarana modernisasi, melainkan instrumen nyata untuk menyelamatkan pengguna jalan," tegas Direktur Operasi dan Teknik persero ketika memaparkan program layanan kepada awak media di ibu kota.

Pada puncak arus mudik dan arus balik, pengelolaan lalu lintas dijalankan secara terpadu bersama aparat kepolisian melalui skema pengaturan kecepatan, pembatasan muatan, serta pengalihan rute. Rapat koordinasi pramusim liburan rutin digelar untuk menyepakati pembagian tugas antarpihak sebelum keputusan pengaturan disahkan.

Penilaian kesiapan infrastruktur juga dilakukan menjelang lonjakan volume kendaraan. Petugas memeriksa fungsi fasilitas keselamatan, marka, rambu, serta pagar pembatas di titik rawan kecelakaan agar seluruh perlengkapan berfungsi optimal sebelum gelombang perjalanan terjadi.

Payung Regulasi dan Standar Pelayanan Publik

Langkah persero berlandaskan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol yang mengamanatkan penyelenggaraan jalan tol dengan standar pelayanan minimal, termasuk aspek keselamatan. Kepatuhan atas ketentuan tersebut menjadi dasar penetapan prosedur baku pada seluruh kanal layanan.

Sebagai perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki negara, Jasa Marga menyatakan keselamatan pengguna merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari misi memberikan manfaat publik. Kinerja layanan dievaluasi berkala dalam rapat direksi dan dilaporkan kepada pemegang saham serta otoritas pengatur jalan tol.

Ke depan, persero menegaskan akan terus memperluas pemanfaatan teknologi cerdas pada seluruh koridor tol, mulai dari pemantauan berbasis kecerdasan buatan hingga kanal aduan interaktif bagi pengguna. Arah kebijakan itu ditetapkan sebagai bagian dari peta jalan transformasi digital perusahaan menuju layanan jalan tol yang aman, lancar, dan akuntabel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User