Jakarta – Tasya Farasya Ubah Gaya Makeup, Glass Skin Minimalis Curi Perhatian
Di tengah dominasi riasan glamor yang selama ini melekat pada dirinya, Tasya Farasya memilih langkah berbeda. Beauty influencer dengan jutaan pengikut itu
Di tengah dominasi riasan glamor yang selama ini melekat pada dirinya, Tasya Farasya memilih langkah berbeda. Beauty influencer dengan jutaan pengikut itu muncul dengan tampilan yang jauh dari kata tebal. Bukan lagi cut crease tajam atau ombre lips pekat, kali ini ia hanya mengandalkan kemilau alami dari kulit. Kilau itu datang dari teknik glass skin yang dipadukan dengan polesan makeup hampir tak kasat mata, menciptakan kesan segar yang sulit diabaikan.
Dalam unggahan terbarunya, perubahan signifikan itu langsung terlihat. Rona wajahnya tampak lembap, bening, dan memantulkan cahaya secara merata—ciri khas glass skin yang sesungguhnya. Yang paling mencolok adalah absennya warna-warna intens di area mata dan bibir. Alis cukup dirapikan natural, kelopak mata disentuh tipis dengan warna nude hangat, sementara bulu mata hanya diberi sentuhan maskara transparan. Bibirnya pun tampak segar hanya dengan lip tint bertekstur ringan.
Transformasi dari Glamor ke “Less is More”
Langkah ini menjadi salah satu bukti paling jelas bahwa Tasya sedang mengeksplorasi spektrum kecantikan yang lebih luas. Tidak sedikit penggemar yang mengasosiasikan namanya dengan riasan pesta bertabur glitter dan kontur wajah dramatis. Namun kini, wajahnya justru menjadi kanvas kosong yang ditonjolkan melalui perawatan kulit intensif, bukan sekadar tutupan foundation.
“Aku pengen coba sesuatu yang benar-benar beda. Kadang kita nggak perlu banyak produk buat merasa cantik. Kulit sehat itu sendiri udah jadi makeup terbaik,” tulis Tasya dalam keterangan unggahannya.
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Untuk mencapai tampilan glass skin, diperlukan kedisiplinan tinggi dalam tahapan skincare. Urutan double cleansing, eksfoliasi lembut, esens, serum, dan pelembap wajib dijalankan sebelum menyentuh produk dekoratif. Tasya menekankan bahwa kilau yang terlihat bukan berasal dari highlighter, melainkan dari kondisi kulitnya yang memang tengah prima.
Rahasia Kilau Alami dan Daftar Produk Minimal
Alih-alih menumpuk lapisan foundation full coverage, ia cukup mengaplikasikan pelembap bertekstur gel sebagai dasar. Setelahnya, tinted moisturizer dengan SPF 30 menjadi satu-satunya produk base yang dipakai. Area bawah mata disamarkan dengan concealer cair setipis tisu. Menariknya, ia sama sekali tidak menggunakan bedak tabur, membiarkan natural dewiness tetap muncul ke permukaan wajah.
Untuk pipi, ia mengoleskan cream blush berwarna peachy coral yang menyatu sempurna dengan kelembapan kulit. Sentuhan akhir diberikan dengan setting spray berfungsi ganda sebagai pengunci dan penambah hidrasi. Hasilnya, wajah tetap segar selama lebih dari 6 jam meski beraktivitas di ruangan ber-AC.
Dengan keputusan drastis ini, Tasya membuktikan bahwa perubahan konsep makeup bisa membawa dampak visual yang kuat. Tanpa smokey eye atau lipstik matte bold, pesonanya justru naik ke level berbeda—lebih ringan, lebih muda, dan tanpa cela.
Comments (0)