Suasana transaksi di butik Logam Mulia tampak dinamis saat kilau investasi komoditas emas kembali menarik perhatian para pemodal domestik. Pada perdagangan Rabu, 16 September 2026, harga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami kenaikan tipis dibandingkan hari sebelumnya. Pergerakan harga yang cenderung terbatas ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar dalam merespons dinamika perekonomian global yang terus berfluktuasi.
Berdasarkan pemantauan resmi di laman Logam Mulia, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram dipatok menguat tipis, bertahan di area tren positif. Kenaikan serupa juga berimbas pada harga jual kembali (buyback), yang menjadi acuan utama bagi masyarakat atau investor yang ingin mencairkan aset emas mereka menjadi dana tunai. Para analis menilai pergerakan ini sebagai bentuk konsolidasi yang wajar di tengah penyesuaian pasar keuangan internasional.
Faktor Global Penggerak Kilau Logam Mulia
Pergerakan harga emas di dalam negeri tidak bisa dilepaskan dari sentimen serta sinyal yang dikirimkan oleh pasar komoditas internasional. Ekspektasi arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), laju inflasi global, hingga pergerakan indeks dolar AS menjadi kombinasi utama yang menggerakkan grafik harga logam mulia.
"Emas selalu menemukan jalannya sebagai instrumen pelindung nilai (safe haven) utama ketika pasar saham dan obligasi dibayangi ketidakpastian," ujar pengamat komoditas keuangan saat mengulas volatilitas pasar. Ketika terjadi gejolak mata uang atau kecenderungan penurunan suku bunga, aset fisik berwujud emas batangan Antam menjadi incaran favorit investor ritel maupun institusional guna mengamankan portofolio kekayaan mereka.
| Denominasi (Gram) | Harga Dasar (Rp) | Estimasi + PPh 0,25% (Rp) |
|---|---|---|
| 0.5 Gram | Rp725.000 | Rp726.813 |
| 1 Gram | Rp1.350.000 | Rp1.353.375 |
| 5 Gram | Rp6.525.000 | Rp6.541.313 |
| 10 Gram | Rp12.995.000 | Rp13.027.488 |
| 50 Gram | Rp64.635.000 | Rp64.796.588 |
| 100 Gram | Rp129.192.000 | Rp129.514.980 |
Strategi Investor dan Prospek Emas Logam Mulia
Bagi investor pemula maupun berpengalaman, pergerakan harga emas yang naik secara bertahap memberikan momentum penting untuk mengatur ulang strategi akumulasi aset. Metode dollar-cost averaging (DCA)—yaitu membeli emas secara konsisten berkala tanpa terlalu merisaukan naik-turun harga harian—tetap menjadi rekomendasi utama para ahli finansial.
"Investasi pada emas batangan bukanlah instrumen untuk mencari keuntungan instan dalam semalam, melainkan benteng pertahanan finansial jangka panjang untuk menjaga daya beli dari gerusan inflasi," ungkap seorang perencana keuangan independen.
Panduan Ketentuan Pajak Transaksi Emas
Dalam setiap transaksi jual-beli emas batangan bersertifikat, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan regulasi perpajakan yang berlaku. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP. Potongan pajak ini langsung disatukan dalam nota pembelian resmi.
Sementara itu, untuk transaksi penjualan kembali (buyback) dengan nominal di atas Rp10 juta, PT Antam Tbk memotong PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP. Setiap transaksi buyback akan disertai dengan bukti potong pajak sah sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan fiskal negara.
Harga emas batangan Antam mencatatkan kenaikan tipis pada perdagangan pertengahan September 2026. Ketahui daftar harga lengkap dan strategi investasinya di artikel Apaberita.com berikut ini.
Comments (0)