IHSG Bergerak Dua Arah di Awal Perdagangan Rabu

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (14/10/2020) dengan pergerakan yang volatil. Setelah dibuka menguat tipis, indeks acu

Jul 11, 2026 - 22:08
0 2
IHSG Bergerak Dua Arah di Awal Perdagangan Rabu

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (14/10/2020) dengan pergerakan yang volatil. Setelah dibuka menguat tipis, indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berbalik arah dan mencatat pelemahan dalam hitungan menit.

Pantauan di lantai bursa menunjukkan, pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 5.132,48, naik tipis dibanding penutupan sebelumnya. Namun, optimisme tersebut tidak bertahan lama. Hanya sepuluh menit kemudian, indeks sudah berbalik ke zona merah.

Pembukaan yang Menjanjikan Berbalik Cepat

Saat bel pembukaan berbunyi, sejumlah saham unggulan bergerak positif, menopang kenaikan awal IHSG. Investor tampak merespons sentimen global yang sedikit membaik setelah rilis berita stimulus dan perkembangan vaksin. Namun, aksi ambil untung segera muncul.

Pada pukul 09.15 WIB, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130,18. Penurunan ini dipicu oleh tekanan jual di sektor keuangan dan barang konsumsi. Pelemahan terjadi di tengah volume perdagangan yang relatif tipis, menunjukkan keraguan pelaku pasar.

Faktor Pemicu Tekanan Jual

Beberapa sentimen negatif menjadi pemberat indeks. Kekhawatiran terhadap lonjakan kasus COVID-19 di Eropa dan Amerika memicu ketidakpastian pemulihan ekonomi global. Di dalam negeri, investor masih menanti realisasi stimulus pemerintah jilid kedua yang belum jelas cair.

Penguatan dolar AS terhadap mata uang emerging market juga menekan rupiah. Nilai tukar rupiah dibuka di kisaran Rp14.720 per dolar AS, melemah dibanding sehari sebelumnya. Pelemahan rupiah kerap mendorong investor asing mengurangi eksposur di pasar saham Indonesia.

Sektor dan Saham Paling Tertekan

Sektor keuangan menjadi kontributor utama penurunan indeks. Saham-saham bank besar seperti BBCA dan BBRI melemah masing-masing 0,5 persen dan 0,3 persen. Sementara itu, saham konsumer seperti UNVR dan ICBP juga ikut tergerus.

Namun, tidak semua sektor tenggelam. Beberapa saham pertambangan dan energi justru mencatat kenaikan tipis, didukung oleh stabilnya harga komoditas. Sektor aneka industri juga menunjukkan ketahanan berkat sentimen positif dari laporan ekspor manufaktur.

Arus Dana Asing dan Volume Transaksi

Data BEI menunjukkan, investor asing membukukan jual bersih (net sell) sekitar Rp85 miliar di pasar reguler hingga jeda siang. Ini menandakan pelaku pasar global masih mendekatkan diri ke aset aman (safe haven).

Volume perdagangan tercatat sebanyak 4,8 miliar saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp3,1 triliun. Pasar sempat mengalami beberapa kali fase konsolidasi di level support 5.125-5.130, namun belum mampu memantul signifikan.

“Pasar masih sangat sensitif terhadap berita eksternal, khususnya perkembangan COVID-19 dan stimulus AS. IHSG akan bergerak dalam rentang terbatas hari ini, kecuali ada katalis besar,” ujar Ricky Faisal Suryadi, analis pasar modal dari NH Korindo Sekuritas.

Proyeksi hingga Sesi Penutupan

Sejumlah analis memperkirakan IHSG akan terus bergerak di dua arah sepanjang hari. Level resisten berada di 5.150, sedangkan support kuat ada di 5.095. Jika rupiah semakin melemah atau bursa saham Asia lainnya mulai memerah, peluang penurunan lebih dalam cukup besar.

Meski begitu, optimisme tipis masih disimpan oleh sebagian pelaku pasar lokal yang berharap adanya aksi window dressing dari manajer investasi menjelang akhir tahun. Namun, data makro ekonomi domestik yang belum membaik menjadi tantangan utama bagi reli jangka pendek.

Ke depan, investor akan mencermati pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia yang dijadwalkan akhir pekan ini, serta laporan laba emiten kuartal ketiga. Sinyal pelonggaran moneter mungkin dapat menjadi booster bagi IHSG.

[SOCIAL_TWEET]: IHSG bergerak dua arah, awalnya hijau tapi berbalik melemah 2,3 poin ke 5.130,18. Sentimen global dan rupiah lesu jadi pemberat. Asing catat net sell Rp85M. #IHSG #Saham #PasarModal[SOCIAL_TG]: 📉 IHSG coba menguat, tapi gak lama. Baru 10 menit, indeks berbalik ke merah, turun 2,3 poin. Asing keluar Rp85 miliar. Kenapa? Sentimen luar kurang bersahabat!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User