Hari Bhayangkara ke-80, Polri Gelar Apresiasi Kreasi untuk Masyarakat

APABERITA, JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar ajang "Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat" dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli. K...

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Gelar Apresiasi Kreasi untuk Masyarakat

APABERITA, JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar ajang "Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat" dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli. Kegiatan yang dipusatkan di Jakarta tersebut memberikan penghargaan atas inovasi dan pengabdian masyarakat, sekaligus membuka ruang partisipasi bagi generasi Z dan generasi Alpha melalui sejumlah kompetisi kreatif, mulai dari turnamen gim Mobile Legends hingga lomba animasi berbasis kecerdasan buatan.

Dalam keterangannya, Kepolisian menyatakan ajang ini dirancang sebagai jembatan antara institusi Polri dan publik, khususnya kelompok usia muda yang mendominasi ruang digital. Pendekatan kreatif dipilih agar pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat diterima secara lebih dekat oleh generasi yang akrab dengan gim, animasi, dan konten digital.

"Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas secara positif dan produktif," demikian bunyi pernyataan resmi Kepolisian.

Penghargaan atas Inovasi dan Pengabdian

Ajang Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang dinilai berkontribusi melalui inovasi serta pengabdian. Kategori yang dianugerahkan mencakup karya kreatif digital, inovasi pelayanan publik, hingga keteladanan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kepolisian menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi masyarakat agar keterlibatan warga dalam pembangunan keamanan mendapat pengakuan resmi. Keputusan pemberian anugerah ditetapkan melalui penilaian dewan juri yang melibatkan unsur internal kepolisian dan tokoh masyarakat.

Sejumlah penerima apresiasi berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, kreator konten, hingga tokoh masyarakat yang selama ini aktif dalam program pembinaan keamanan lingkungan. Penyerahan penghargaan dilakukan dalam puncak acara yang dihadiri pejabat utama Markas Besar Kepolisian.

Merangkul Generasi Z dan Alpha

Salah satu sorotan utama peringatan Hari Bhayangkara ke-80 adalah dibukanya ruang bagi generasi Z dan generasi Alpha. Kepolisian menggelar turnamen Mobile Legends yang diikuti tim-tim dari berbagai daerah, serta kompetisi animasi berbasis kecerdasan buatan yang menantang peserta mengangkat tema keamanan, ketertiban, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Kepolisian, pemilihan dua cabang kompetisi tersebut bukan tanpa alasan. Gim daring dan animasi digital merupakan medium yang paling dekat dengan keseharian anak muda, sehingga dinilai efektif untuk menyampaikan nilai-nilai disiplin, kerja sama tim, dan kepatuhan terhadap aturan.

"Generasi Z dan Alpha adalah pemilik masa depan. Kami ingin mereka mengenal Polri bukan hanya dari seragam dan kewenangan, tetapi dari nilai pengabdian yang bisa mereka ikuti melalui karya," lanjut pernyataan tersebut.

Selain kompetisi, rangkaian kegiatan juga diisi edukasi literasi digital, meliputi pencegahan perundungan siber, penyebaran hoaks, dan penyalahgunaan teknologi. Materi disampaikan dengan format interaktif agar mudah dipahami peserta belia.

Penguatan Kemitraan Kepolisian dan Masyarakat

Hari Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli, merujuk pada momentum pelembagaan kepolisian nasional. Pada usia ke-80, Kepolisian menyatakan tengah memperkuat paradigma pemolisian masyarakat yang menempatkan warga sebagai mitra strategis, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam Rapat Koordinasi internal jajaran, pimpinan Kepolisian menegaskan bahwa seluruh satuan di daerah diminta menindaklanjuti semangat apresiasi ini dengan membuka kegiatan serupa di tingkat kewilayahan. Keputusan tersebut ditetapkan agar perayaan tidak berhenti di tingkat markas besar, melainkan menjangkau hingga kepolisian resor dan kepolisian sektor.

Kepolisian menyatakan keterlibatan generasi muda dalam berbagai kompetisi kreatif diharapkan menumbuhkan kedekatan emosional antara publik dan institusi. Dengan pendekatan yang lebih terbuka, kepercayaan masyarakat dinilai akan terbangun secara berkelanjutan.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ditutup dengan pesan agar seluruh anggota kepolisian menjadikan pengabdian sebagai nilai utama. Kepolisian menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui penegakan hukum maupun ruang-ruang kreatif yang inklusif bagi seluruh generasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User