Gubernur DKI Pramono Anung Tinjau Stasiun LRT Pemuda Rawamangun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi lapangan ke Stasiun LRT Pemuda Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Selasa, 14 Juli 2026. Kunjungan kerja ini merupakan bagian d...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi lapangan ke Stasiun LRT Pemuda Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Selasa, 14 Juli 2026. Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pemantauan progres pembangunan proyek transportasi massal jalur Layang Light Rail Transit (LRT) Jabodebek segmen Jakarta.
Progres Pembangunan dan Fasilitas Stasiun
Dalam tinjauan tersebut, Pramono Anung didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan perwakilan dari PT Adhi Karya (Persero) selaku kontraktor pelaksana. Gubernur memeriksa secara langsung kondisi peron, area tunggu penumpang, dan kesiapan integrasi stasiun dengan moda transportasi lain. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI, Stasiun Pemuda Rawamangun direncanakan menjadi salah satu simpul utama yang melayani volume penumpang harian mencapai 15.000 orang.
"Kita memastikan bahwa seluruh infrastruktur stasiun ini memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan bagi warga. Target operasional komersial untuk segmen ini adalah kuartal empat tahun 2026," ujar Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta dalam keterangan resmi seusai peninjauan.
Proyek LRT Jabodebek merupakan kelanjutan dari rencana integrasi jaringan transportasi perkotaan yang ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta. Pembangunan stasiun ini telah memasuki tahap penyelesaian (finishing) interior dan pemasangan sistem pendingin udara sentralisasi.
Dampak terhadap Mobilitas Warga Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan bahwa keberadaan LRT Jabodebek akan mengurangi kepadatan lalu lintas di koridor timur Jakarta hingga 25 persen pada tahun berikutnya. Rute yang melintasi Stasiun Pemuda Rawamangun akan menghubungkan langsung kawasan pemukiman padat penduduk dengan pusat-pusat aktivitas bisnis di Kuningan dan TMII.
Menurut data Kementerian Perhubungan, proyek ini mendapat alokasi anggaran senilai Rp12,8 triliun dari APBN dan APBD DKI. Saat ini, progres pembangunan keseluruhan segmen Jakarta telah mencapai 87 persen. Gubernur menegaskan bahwa percepatan penyelesaian proyek ini menjadi prioritas dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang andal.
"Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta," tegas Pramono Anung.
Rencana Operasional dan Integrasi Moda
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyepakati skema integrasi tarif antara LRT Jabodebek dengan Transjakarta dan MRT Jakarta. Sistem pembayaran nontunai berbasis kartu elektronik dan aplikasi akan diterapkan di seluruh stasiun. Dinas Perhubungan DKI menginformasikan bahwa uji coba operasional dengan penumpang terbatas dijadwalkan mulai September 2026.
Peninjauan gubernur ke Stasiun Pemuda Rawamangun ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengakselerasi penyelesaian proyek transportasi strategis. Langkah ini sejalan dengan kebijakan penataan ruang dan mobilitas berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Dengan selesainya inspeksi ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyelesaikan sisa pekerjaan teknis sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Realisasi operasional LRT Jabodebek menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem transportasi Jakarta menuju integrasi yang lebih efektif dan ramah pengguna.
Comments (0)