Sep 17, 2026
Hukum

Golkar Kumpulkan Legislator se-Sumbagut di Batam Bahas RUU Pemilu

Partai Golkar secara resmi menggelar agenda Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang melibatkan seluruh anggota legislatif dar

Golkar Kumpulkan Legislator se-Sumbagut di Batam Bahas RUU Pemilu

Partai Golkar secara resmi menggelar agenda Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang melibatkan seluruh anggota legislatif dari fraksi partai beringin se-Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Pertemuan strategis yang dipusatkan di Batam, Kepulauan Riau, ini diadakan dalam rangka menyerap aspirasi daerah secara langsung menjelang bergulirnya pembahasan intensif Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu di tingkat nasional.

Langkah konsolidasi ini diambil guna memastikan bahwa perumusan regulasi kepemiluan yang baru tidak hanya dirancang dari sudut pandang elite pusat di Jakarta, melainkan berakar kuat dari dinamika dan kebutuhan riil di tingkat akar rumput daerah.

Konsolidasi Kekuatan dan Penjaringan Aspirasi Daerah

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan wakil rakyat dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi politik kepartaian. Para legislator dari berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan sekitarnya membagikan pengalaman faktual terkait implementasi regulasi pemilu pada periode sebelumnya.

"Penyusunan dan pembahasan regulasi kepemiluan harus berpijak pada evaluasi nyata di lapangan. Suara rekan-rekan legislator di daerah merupakan fondasi utama agar undang-undang yang dihasilkan kelak benar-benar aplikatif, adil, dan memperkuat demokrasi Indonesia," tegas perwakilan pimpinan DPP Partai Golkar dalam agenda tersebut.

Melalui forum ini, Partai Golkar berupaya merumuskan rekomendasi komprehensif yang nantinya akan dibawa oleh Fraksi Partai Golkar di DPR RI sebagai bahan perdebatan dan penyempurnaan klausul dalam RUU Pemilu mendatang.

Isu Strategis dalam Revisi UU Pemilu

Dalam forum Bimtek dan Rakortek tersebut, terdapat sejumlah poin krusial yang menjadi diskursus utama di kalangan kader dan pengurus. Partai berlambang pohon beringin ini menyoroti sejumlah dinamika tata kelola kepemiluan, antara lain:

  • Sistem Pemilu: Menelaah efektivitas model pemilihan legislatif yang menjamin keterwakilan representatif dan kedekatan emosional konstituen dengan para wakilnya.
  • Ambang Batas Parlemen (Parliamentary Threshold): Merumuskan batas persentase perolehan suara yang proporsional demi menjaga stabilitas pemerintahan tanpa memberangus pluralitas aspirasi.
  • Jadwal dan Keserentakan Pemilu: Melakukan evaluasi menyeluruh atas beban kerja penyelenggara pemilu serta integrasi antara pemilihan presiden, legislatif, dan kepala daerah (Pilkada).
  • Penataan Daerah Pemilihan (Dapil): Memastikan alokasi kursi dan penetapan wilayah pemilihan dilakukan secara adil dan mencerminkan pergeseran demografi penduduk.

Memperkuat Basis Elektoral Menuju Pemilu Mendatang

Selain fokus pada substansi hukum perundang-undangan, Bimtek ini difungsikan sebagai sarana peningkatan kapasitas teknis serta kedisiplinan kader legislatif. Seluruh anggota dewan diinstruksikan untuk senantiasa hadir menyelesaikan persoalan riil masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Penguatan kapasitas kader dinilai mutlak diperlukan agar instrumen legislatif yang dimiliki Partai Golkar dapat bekerja selaras dengan kehendak rakyat. Dengan konsolidasi yang matang sejak dini, Partai Golkar optimis mampu mempertahankan supremasi politiknya sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi reformasi hukum pemilu di tanah air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User