Sep 17, 2026
Hukum

JAKARTA — Perdagangan Indonesia-Vietnam Melonjak Tembus 17,4 Miliar Dolar AS

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam kini memasuki babak baru yang kian solid. Menjelang peringatan 70 tahun hubungan bilateral kedua negara, n

JAKARTA — Perdagangan Indonesia-Vietnam Melonjak Tembus 17,4 Miliar Dolar AS

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam kini memasuki babak baru yang kian solid. Menjelang peringatan 70 tahun hubungan bilateral kedua negara, nilai perdagangan dua arah mencatatkan rekor impresif yang menegaskan posisi keduanya sebagai motor penggerak ekonomi utama di kawasan Asia Tenggara. Dalam perayaan diplomatik di Jakarta Pusat, komitmen untuk terus memperluas jaringan investasi dan bisnis kembali ditegaskan oleh para diplomat kedua negara.

Hubungan historis yang dipelopori oleh para pendiri bangsa pada masa lampau kini bertransformasi menjadi kemitraan strategis bernilai ekonomi tinggi. Pertumbuhan pesat ini didorong oleh kuatnya sinergi antarsektor bisnis serta stabilitas kawasan yang senantiasa terjaga dengan baik.

Target Baru Menuju USD 18 Miliar

Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Ta Van Thong, mengungkapkan bahwa nilai perdagangan bilateral antara kedua negara telah menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun.

"Tahun lalu, perdagangan dua arah mencapai USD 17,4 miliar. Pemimpin kedua negara juga menetapkan target perdagangan bilateral baru sebesar USD 18 miliar yang ditargetkan tercapai pada tahun 2028," ujar Ta Van Thong saat menghadiri perayaan di Jakarta Pusat.

Capaian sebesar USD 17,4 miliar tersebut membuktikan bahwa ketergantungan pasar dan integrasi rantai pasok antara Jakarta dan Hanoi semakin erat. Target USD 18 miliar pada tahun 2028 dinilai sangat realistis mengingat tingginya intensitas transaksi dagang di berbagai sektor pertukaran barang dan jasa.

Indikator Ekonomi Capaian Saat Ini Target 2028
Nilai Perdagangan Bilateral USD 17,4 Miliar USD 18,0 Miliar
Total Populasi Gabungan 380 Juta Jiwa > 390 Juta Jiwa
Sektor Unggulan Utama Otomotif, Pertanian, Perikanan EV, Energi Terbarukan, Digital

Potensi Pasar 380 Juta Jiwa dan Sektor Strategis

Dengan gabungan populasi mencapai 380 juta jiwa, Indonesia dan Vietnam menguasai lebih dari separuh total penduduk di kawasan Asia Tenggara. Potensi demografi yang amat besar ini menjadi daya tarik utama bagi para pelaku usaha kedua negara untuk saling berekspansi.

"Minat perusahaan-perusahaan Vietnam untuk berbisnis di Indonesia sangat tinggi," tegas Dubes Ta Van Thong. Ia menambahkan bahwa kepopuleran pasar Indonesia yang dinamis mendorong berbagai manufaktur dan pengembang asal Vietnam untuk menginvestasikan modalnya di tanah air.

Beberapa sektor kunci yang menjadi fokus utama dalam peningkatan kerja sama ekonomi ini meliputi:

  • Otomotif dan Kendaraan Listrik (EV): Masuknya produsen EV Vietnam seperti VinFast ke pasar Indonesia menjadi bukti nyata integrasi rantai pasok hijau regional.
  • Pertanian dan Ketahanan Pangan: Kerja sama pasokan beras dan komoditas pangan pokok untuk menjaga stabilitas logistik di kawasan.
  • Perikanan dan Kelautan: Penguatan tata kelola perikanan berkelanjutan dan pengembangan teknologi akuakultur bersama.
  • Ekonomi Digital dan Manufaktur: Kolaborasi antar-startup serta pengembangan kapasitas rantai pasok industri manufaktur modern.

Penguatan Diplomasi Multilateral

Peringatan 70 tahun kerja sama diplomatik ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga fondasi untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Kedua negara sepakat untuk terus mendukung kepemimpinan ASEAN serta meningkatkan keselarasan pandangan di forum internasional, seperti PBB.

Dua kekuatan ekonomi ini diyakini mampu menjadi benteng ketahanan ekonomi Asia Tenggara. Ke depan, penyederhanaan regulasi perdagangan dan fasilitasi investasi akan terus ditingkatkan demi memastikan target USD 18 miliar dapat terlampaui sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Menjelang 70 tahun hubungan diplomatik, kemitraan ekonomi Indonesia dan Vietnam kian solid. Duta Besar Vietnam Ta Van Thong menyatakan target perdagangan baru ditetapkan sebesar USD 18 miliar hingga 2028. Baca selengkapnya di Apaberita.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User