Gibran Resmikan Kongres Nasional V Asosiasi Pendeta Indonesia

TANGERANG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi membuka Kongres Nasional ke-V Asosiasi Pendeta Indonesia dalam upacara yang berlangsung di Grand Serpong Hotel & Resort, Tangerang,...

Oct 09, 2026 - 19:21
0 0
Gibran Resmikan Kongres Nasional V Asosiasi Pendeta Indonesia

TANGERANG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi membuka Kongres Nasional ke-V Asosiasi Pendeta Indonesia dalam upacara yang berlangsung di Grand Serpong Hotel & Resort, Tangerang, pada Jumat (9/10/2026). Pembukaan forum musyawarah nasional tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda organisasi keagamaan yang diikuti perwakilan pendeta dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan bahwa pemerintah menempatkan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat kerukunan umat beragama. Menurutnya, kontribusi asosiasi pendeta tidak terbatas pada urusan internal keagamaan, melainkan turut menentukan kualitas pembangunan sumber daya manusia Indonesia ke depan.

"Pemerintah mengharapkan asosiasi ini terus mengambil peran aktif dalam merawat toleransi dan memperkokoh persatuan bangsa," menyatakan Gibran di hadapan para peserta kongres.

Agenda Kongres dan Peserta

Kongres Nasional ke-V tersebut dihadiri sejumlah pengurus pusat, pengurus wilayah, serta delegasi dari cabang-cabang asosiasi. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan panitia, forum ini mengagendakan penyusunan program kerja periode berikutnya, evaluasi pelaksanaan keputusan kongres sebelumnya, serta pemilihan kepengurusan baru melalui mekanisme pleno yang disahkan dalam sidang-sidang komisi.

Penyelenggaraan kongres di Tangerang dipilih sebagai bentuk pemerataan kegiatan organisasi di kawasan Jabodetabek sekaligus mempermudah akses delegasi dari wilayah barat Indonesia. Panitia menyatakan seluruh tahapan persiapan telah dituntaskan sesuai ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.

Peran Tokoh Agama dalam Pembangunan

Dalam arahannya, Gibran menyatakan bahwa pendeta dan pemuka agama memiliki kedudukan penting dalam membentuk karakter masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menangani persoalan sosial, mulai dari penguatan pendidikan moral hingga pendampingan masyarakat di daerah terpencil.

Wakil Presiden juga menyoroti perlunya adaptasi organisasi keagamaan terhadap perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, penyampaian pesan keagamaan perlu menyesuaikan diri dengan pola komunikasi masyarakat modern tanpa mengurangi kedalaman substansi ajaran.

"Tokoh agama adalah penjaga moral bangsa. Sinergi dengan pemerintah akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan," tegas Gibran.

Harapan dan Tindak Lanjut

Pihak asosiasi menyatakan hasil kongres akan menjadi dasar pelaksanaan program kerja pada periode mendatang. Keputusan yang ditetapkan dalam forum ini diharapkan dapat menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas anggota dan penguatan kelembagaan organisasi.

Pemerintah, melalui kementerian terkait, menyatakan kesiapan memfasilitasi program-program keagamaan yang sejalan dengan kebijakan nasional. Koordinasi lintas lembaga akan terus dilakukan agar kontribusi organisasi keagamaan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kongres Nasional ke-V Asosiasi Pendeta Indonesia berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan. Rangkaian sidang dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan sebelum penutupan resmi dan pembacaan keputusan kongres.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User