Gen Z Gagas Nayan Project, Tingkatkan Edukasi Deteksi Dini Buta Warna di Indonesia
Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya deteksi dini buta warna masih tergolong rendah. Hal ini mendorong Celine Winarta, seorang remaja berusia 16 tahun yang juga Founder Anak Cerah Indon
Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya deteksi dini buta warna masih tergolong rendah. Hal ini mendorong Celine Winarta, seorang remaja berusia 16 tahun yang juga Founder Anak Cerah Indonesia (ACI), untuk menggagas sebuah inisiatif bernama Nayan Project. Gerakan ini hadir sebagai kampanye dan program edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman publik mengenai buta warna sejak usia dini.
Program perdana Nayan Project sukses diselenggarakan di SDN 022 Cicadas, Kota Bandung, pada Senin (22/6/2026). Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara ACI, RS Mata Pusat Cicendo, dan Panon Mahia Nusa. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman dasar tentang buta warna serta menjalani proses skrining untuk mendeteksi potensi gangguan penglihatan warna sejak dini.
Memahami Buta Warna Lebih Dekat
Dalam penjelasannya, Celine Winarta menguraikan bahwa buta warna atau yang dalam istilah medis disebut color vision deficiency adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan membedakan warna-warna tertentu. Gangguan ini terjadi akibat adanya kelainan pada sel kerucut (cone cells) yang terdapat di retina mata. Sel kerucut sendiri berperan penting dalam menangkap spektrum warna cahaya yang masuk ke mata.
Melalui Nayan Project, Celine dan timnya berupaya menghilangkan stigma bahwa buta warna adalah kondisi yang memalukan atau sangat membatasi. Justru, deteksi dini menjadi kunci agar individu yang mengalaminya dapat beradaptasi lebih baik, terutama dalam memilih jalur pendidikan dan karier di masa depan. Beberapa profesi seperti pilot, dokter, dan bidang desain tertentu mensyaratkan kemampuan penglihatan warna yang normal, sehingga pengetahuan sejak kecil akan sangat membantu perencanaan masa depan anak.
Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh dengan pemahaman yang benar tentang kesehatan mata. Buta warna seringkali tidak disadari hingga usia dewasa, padahal dampaknya signifikan terhadap pilihan hidup seseorang. Melalui Nayan Project, kami berharap bisa menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas,
Keberhasilan program perdana di Bandung ini diharapkan menjadi titik awal bagi perluasan Nayan Project ke berbagai daerah lain di Indonesia. Tim ACI berencana untuk menyusun modul edukasi yang lebih komprehensif dan menggandeng lebih banyak tenaga kesehatan mata profesional. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian generasi muda, kesadaran akan pentingnya deteksi dini buta warna di tanah air diharapkan dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.
Comments (0)