Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa malam. Peristiwa itu memaksa seluruh pegawai dan pe...
JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa malam. Peristiwa itu memaksa seluruh pegawai dan pengunjung dievakuasi keluar gedung, sementara petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan belasan unit mobil pemadam ke lokasi. Hingga proses pemadaman berlangsung, belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kepulan asap tebal awalnya terlihat membubung dari salah satu bagian gedung sebelum kobaran api tampak membesar dan menjalar ke sejumlah ruangan. Petugas keamanan gedung segera membunyikan alarm keadaan darurat dan mengarahkan seluruh penghuni menuju titik kumpul di halaman depan. Sebagian pegawai tampak menyelamatkan berkas dan barang pribadi, sementara petugas kepolisian menutup sementara akses menuju area gedung agar proses pemadaman berjalan lancar dan warga tidak mendekat ke titik api.
Belasan Unit Pemadam Dikerahkan ke Lokasi
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat menyatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tak lama setelah asap terlihat dan langsung mengirimkan unit terdekat ke Jalan Abdul Muis. Sebanyak belasan unit mobil pemadam beserta puluhan personel dikerahkan, dibantu unit pendukung dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Petugas menyemprotkan air dari sisi depan dan samping gedung untuk melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke ruangan lain maupun bangunan di sekitarnya.
"Prioritas kami adalah memastikan seluruh penghuni gedung keluar dengan selamat, kemudian melokalisasi titik api. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa," ujar Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, petugas juga melakukan penyisiran dari lantai ke lantai guna memastikan tidak ada orang yang terjebak di dalam gedung. Aliran listrik di kawasan sekitar sempat dipadamkan sementara sebagai langkah pengamanan selama proses pemadaman berlangsung. Setelah situasi dinyatakan aman, pasokan listrik kembali dinyalakan secara bertahap.
Layanan Pajak Daerah Dialihkan Sementara
Bapenda DKI Jakarta menegaskan peristiwa kebakaran ini tidak akan menghentikan layanan perpajakan daerah. Seluruh layanan tatap muka di gedung tersebut untuk sementara ditutup dan dialihkan ke kanal layanan daring serta unit-unit pelayanan lain di lima wilayah kota administrasi. Langkah ini ditetapkan sebagai keputusan sementara sembari menunggu hasil pemeriksaan kelayakan gedung oleh instansi teknis terkait.
"Kami memastikan seluruh data perpajakan daerah dalam kondisi aman karena sistem layanan kami berbasis daring dan memiliki pusat data cadangan. Masyarakat tetap dapat membayar pajak melalui kanal resmi yang tersedia," tegas Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai informasi, Bapenda DKI Jakarta merupakan perangkat daerah yang mengelola penerimaan pajak daerah, antara lain Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindaklanjuti peristiwa ini dengan memerintahkan pendataan aset dan dokumen yang terdampak, sekaligus menyiapkan kantor pelayanan sementara apabila gedung utama belum dapat digunakan dalam waktu dekat.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar gedung dan berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mengusut penyebab kebakaran. Sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan dan pegawai yang berada di lokasi saat kejadian, telah dimintai keterangan. Penyidik menyatakan kesimpulan mengenai sumber api baru akan diumumkan setelah pemeriksaan laboratorium dan olah tempat kejadian perkara rampung dilakukan.
"Kami telah mengamankan lokasi dan memeriksa sejumlah saksi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, dan kami meminta semua pihak tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan," kata Kepala Kepolisian Sektor Gambir saat dikonfirmasi.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Abdul Muis yang sempat tersendat akibat kehadiran kendaraan pemadam dilaporkan kembali normal setelah petugas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan kebakaran ini secara berkala kepada publik, termasuk estimasi kerugian materiel dan jadwal pemulihan layanan di gedung tersebut.
Comments (0)