Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Layanan Pajak Dihentikan Sementara

Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat pada Senin pagi. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI...

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Layanan Pajak Dihentikan Sementara

Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat pada Senin pagi. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api yang membakar sebagian bangunan kantor pelayanan pajak daerah tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari bagian gedung sejak pagi hari. Petugas keamanan gedung langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh pegawai dan wajib pajak yang sedang berada di dalam bangunan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Kejadian

Api pertama kali diketahui muncul dari salah satu ruangan di gedung tersebut pada pagi hari. Percikan api diduga berasal dari sistem kelistrikan, meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas keamanan yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi Dinas Gulkarmat DKI Jakarta untuk meminta bantuan pemadaman.

Dalam waktu singkat, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas memasang garis pembatas di sekitar gedung untuk menjaga keselamatan warga yang melintas. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api dinyatakan berhasil dikendalikan dan tidak menjalar ke bagian bangunan lainnya.

"Kami menerima laporan adanya kebakaran dan langsung mengerahkan unit terdekat ke lokasi. Fokus utama saat ini adalah memastikan api padam sepenuhnya serta seluruh penghuni gedung telah dievakuasi dengan aman," ujar pejabat Dinas Gulkarmat DKI Jakarta di lokasi kejadian.

Penanganan dan Proses Pendinginan

Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di dalam gedung. Tahapan ini dinilai penting mengingat gedung tersebut menyimpan banyak dokumen penting terkait administrasi perpajakan daerah, termasuk berkas wajib pajak dan arsip penerimaan daerah.

Sejumlah pegawai tampak menunggu di luar gedung sambil memantau proses penanganan. Beberapa di antara mereka berupaya menyelamatkan dokumen dan perangkat kerja yang masih dapat dijangkau setelah mendapatkan izin dari petugas pemadam yang berjaga di lokasi.

Pihak kepolisian turut mengamankan lokasi kejadian dan mengatur arus lalu lintas di sekitar gedung agar proses pemadaman berjalan lancar. Ruas jalan di depan gedung sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya kendaraan pemadam yang terparkir serta warga yang berhenti untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Dampak terhadap Layanan Perpajakan Daerah

Kebakaran ini berdampak langsung pada pelayanan administrasi perpajakan daerah. Bapenda DKI Jakarta menyatakan layanan tatap muka di gedung tersebut dihentikan sementara waktu hingga kondisi bangunan dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Masyarakat diimbau memanfaatkan kanal layanan daring untuk keperluan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pajak daerah lainnya.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Layanan daring tetap beroperasi normal, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kewajiban perpajakannya melalui aplikasi dan situs resmi yang telah disediakan," kata pejabat Bapenda DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan menindaklanjuti peristiwa ini dengan melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi gedung. Hasil pendataan kerugian material dan dokumen akan diumumkan kepada publik setelah proses inventarisasi selesai dilakukan oleh tim yang ditunjuk.

Penyebab kebakaran saat ini masih diselidiki oleh tim gabungan dari kepolisian dan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta. Pemeriksaan meliputi instalasi listrik, peralatan elektronik, serta sistem pengamanan gedung. Hasil penyelidikan diperkirakan membutuhkan waktu beberapa hari ke depan sebelum diumumkan secara resmi kepada masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User