Sebanyak sembilan perjalanan Commuter Line relasi Jakarta Kota-Bogor dan Jakarta Kota-Nambo mengalami keterlambatan pada Jumat, 9 Oktober. Keterlambatan tersebut dipicu oleh gangguan pada pintu kereta Commuter Line nomor KA 1382 relasi Jakarta Kota-Bogor di Stasiun Tanjung Barat.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan gangguan terjadi pada pukul 18.58 WIB. Pintu yang bermasalah berada pada kereta keempat, tepatnya pintu kedua pada rangkaian CLI-225.
"Sebagai langkah penanganan lanjutan, dilakukan pertukaran rangkaian yang mengalami gangguan di Stasiun Depok menggunakan rangkaian pengganti," kata Leza dalam rilis resmi yang diterima redaksi.
Kronologi Penanganan Gangguan
Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Commuter berkoordinasi dengan petugas terkait, termasuk teknisi INKA, guna melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap pintu yang mengalami gangguan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pintu tersebut belum berhasil diperbaiki.
Commuter Line nomor 1382 kemudian tetap dijalankan menuju Stasiun Depok pada pukul 19.05 WIB dengan pengawasan petugas keamanan dalam kereta atau WALKA. Selama perjalanan menuju Stasiun Depok, pintu yang mengalami gangguan dijaga ketat oleh petugas.
Selain itu, kereta dijalankan dengan pembatasan kecepatan hingga 30 kilometer per jam sebagai langkah kehati-hatian. Kebijakan pembatasan kecepatan ini diambil untuk mengutamakan keselamatan pengguna selama perjalanan berlangsung.
Setelah proses pertukaran rangkaian dan pemindahan pengguna selesai dilakukan di Stasiun Depok, Commuter Line nomor 1382 kembali diberangkatkan pada pukul 19.40 WIB. Rangkaian pengganti digunakan untuk memastikan perjalanan dapat dilanjutkan tanpa kendala berarti.
Dampak terhadap Perjalanan Penumpang
Akibat gangguan tersebut, sembilan perjalanan Commuter Line relasi Jakarta Kota-Bogor dan Jakarta Kota-Nambo mengalami keterlambatan. Durasi keterlambatan tercatat berkisar antara 9 hingga 32 menit.
Keterlambatan ini tentu berdampak pada mobilitas para pengguna yang hendak menuju tempat tujuan, khususnya pada jam-jam sibuk malam hari. Meski demikian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas kendala perjalanan yang dialami para pengguna. Pihaknya juga mengimbau pengguna untuk tetap menjaga ketertiban, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Imbauan dan Komitmen Keselamatan
Manajemen KAI Commuter menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna sebagai prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan. Setiap gangguan teknis yang terjadi ditangani secara cepat dan terukur sesuai prosedur yang berlaku.
Petugas keamanan dalam kereta atau WALKA dikerahkan untuk mengawasi kondisi pintu selama perjalanan darurat menuju Stasiun Depok. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko yang mungkin timbul selama perjalanan berlangsung.
Kordinasi lintas pihak, termasuk dengan teknisi INKA, menunjukkan upaya sistematis dalam mengidentifikasi penyebab gangguan pintu rangkaian CLI-225. Hasil pemeriksaan awal menjadi dasar pengambilan keputusan pertukaran rangkaian di Stasiun Depok.
KAI Commuter mengimbau para pengguna untuk senantiasa memperhatikan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi perusahaan. Informasi terkini mengenai jadwal perjalanan dan kondisi operasional dapat diakses melalui saluran resmi yang tersedia.
Dengan adanya kejadian ini, KAI Commuter berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pemeliharaan sarana perjalanan. Pengguna diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan petugas apabila menghadapi kendala serupa di kemudian hari.
Comments (0)