Eskalator Stasiun Duri Alami Kemunduran Mendadak, Perbaikan Diminta Dipercepat

JAKARTA — Insiden gangguan teknis kembali terjadi pada fasilitas transportasi publik di Ibu Kota. Eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, dilaporkan mengalami kemunduran mendadak atau berbalik ara...

Oct 10, 2026 - 19:21
0 0
Eskalator Stasiun Duri Alami Kemunduran Mendadak, Perbaikan Diminta Dipercepat

JAKARTA — Insiden gangguan teknis kembali terjadi pada fasilitas transportasi publik di Ibu Kota. Eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, dilaporkan mengalami kemunduran mendadak atau berbalik arah secara tiba-tiba saat tengah digunakan penumpang dalam kondisi menanjak. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran mengenai standar keselamatan dan pemeliharaan sarana di stasiun yang melayani ribuan penumpang setiap harinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, eskalator tersebut diduga tengah dalam proses perbaikan ketika insiden berlangsung. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur pengamanan area kerja, mengingat alat angkut vertikal seharusnya tidak dioperasikan atau dibiarkan dapat diakses penumpang selama pengerjaan teknis berlangsung.

Seorang pengguna jasa kereta api, yang enggan disebutkan identitasnya, menyatakan bahwa kejadian berlangsung cepat dan menimbulkan kepanikan di antara penumpang yang berada di atas anak tangga berjalan. "Saya merasakan laju eskalator berbalik arah, dan beberapa orang di depan langsung berpegangan pada handrail untuk menjaga keseimbangan," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Kronologi dan Respons Pengelola Stasiun

Menurut keterangan yang dihimpun, insiden terjadi pada jam sibuk ketika arus penumpang menuju peron cukup padat. Petugas di lokasi disebut bergerak cepat menghentikan operasional eskalator dan mengalihkan penumpang ke tangga biasa maupun lift yang tersedia. Tidak dilaporkan adanya korban luka berat, namun sejumlah penumpang mengaku mengalami syok dan memilih beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Pihak pengelola stasiun menyatakan bahwa gangguan tersebut kini tengah ditangani secara menyeluruh. "Kami menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama. Eskalator yang bermasalah telah kami isolasi dan tim teknis dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh," ujar seorang pejabat di lingkungan pengelola stasiun.

Ia menambahkan bahwa pihaknya menindaklanjuti insiden ini dengan melakukan audit internal terhadap seluruh unit eskalator dan lift di stasiun tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan tidak ada potensi bahaya serupa yang terlewat pada fasilitas lain yang beroperasi setiap hari.

Dorongan Audit Keselamatan Menyeluruh

Pengamat transportasi publik menilai insiden di Stasiun Duri harus menjadi peringatan serius bagi seluruh pengelola simpul transportasi. Menurutnya, pemeliharaan fasilitas mekanikal dan elektrikal tidak cukup dilakukan secara reaktif setelah terjadi gangguan, melainkan harus berbasis jadwal preventif yang terdokumentasi dengan baik.

"Ketika sebuah eskalator berbalik arah, itu menandakan ada kegagalan pada sistem pengereman atau pengendalian motor. Ini menyangkut keselamatan jiwa, bukan sekadar kenyamanan," kata pengamat tersebut dalam keterangannya.

Ia juga menyoroti pentingnya prosedur penguncian area kerja atau lockout-tagout saat perbaikan dilakukan. Berdasarkan praktik standar keselamatan, peralatan yang sedang diperbaiki wajib dipastikan tidak dapat dioperasikan, baik secara otomatis maupun manual, hingga dinyatakan layak oleh teknisi bersertifikat.

Komitmen Perbaikan dan Transparansi

Pengelola menyatakan akan mempercepat proses perbaikan eskalator tersebut agar dapat segera berfungsi normal. Pihaknya juga berjanji meningkatkan intensitas pemeriksaan rutin serta menyiagakan petugas di titik-titik rawan selama masa perbaikan berlangsung.

Selain itu, disampaikan bahwa evaluasi akan melibatkan pihak ketiga independen untuk menilai kelayakan seluruh eskalator di stasiun yang bersangkutan. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan dan keamanan fasilitas publik di kawasan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, memperhatikan rambu keselamatan, dan segera melaporkan ke petugas apabila menemukan kejanggalan pada fasilitas yang digunakan. Dengan pengawasan bersama, setiap potensi risiko di ruang publik diharapkan dapat diminimalkan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User