Emiten Hotel Ini Caplok Perusahaan Tambang Nikel untuk Dongkrak Kinerja

JAKARTA — PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) resmi mengumumkan langkah strategisnya untuk mengakuisisi PT Venturi Tambang Perkasa (VTP), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjan

Jul 08, 2026 - 00:32
0 0
Emiten Hotel Ini Caplok Perusahaan Tambang Nikel untuk Dongkrak Kinerja

JAKARTA — PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) resmi mengumumkan langkah strategisnya untuk mengakuisisi PT Venturi Tambang Perkasa (VTP), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan dan penggalian, khususnya di sektor nikel. Akuisisi ini menjadi tonggak penting bagi emiten berkode saham FITT yang selama ini dikenal sebagai pemain di industri perhotelan. Langkah ini sekaligus menandai perubahan fundamental arah bisnis perusahaan, dari sektor perhotelan menuju industri pertambangan yang dinilai lebih menjanjikan.

Berdasarkan laporan yang diterima Apaberita.com, keputusan akuisisi tersebut dipaparkan dalam paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (26/6/2026). Manajemen FITT optimistis bahwa langkah ini dapat memperbaiki kinerja keuangan perusahaan yang selama beberapa tahun terakhir terus merosot akibat tekanan di bisnis perhotelan.

Strategi Balik Modal Lewat Sektor Tambang

Direktur FITT, Ou Yang, menjelaskan bahwa akuisisi VTP merupakan jawaban atas tantangan yang dihadapi perseroan di lini bisnis hotel. Menurutnya, sektor perhotelan belum mampu memberikan keuntungan yang konsisten, sementara permintaan jasa penunjang pertambangan, terutama di sektor nikel, terus meningkat seiring dengan pengembangan industri hilir di Indonesia. Dengan masuknya VTP ke dalam portofolio usaha, FITT berharap dapat memanfaatkan momentum pertumbuhan komoditas serta rantai pasok baterai kendaraan listrik yang sedang berkembang.

"Kami berharap melalui akuisisi ini terjadi pembalikan struktural dari hotel yang merugi menuju bisnis jasa tambang yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan," ujar Ou Yang di hadapan para pemegang saham dan awak media.

Ia menambahkan, VTP memiliki rekam jejak yang solid dalam menyediakan jasa pengeboran, pengangkutan material, serta berbagai layanan pendukung operasional tambang di beberapa wilayah strategis di Indonesia. Dengan nilai akuisisi yang belum diungkap secara rinci, FITT meyakini bahwa integrasi kedua perusahaan ini akan menghasilkan sinergi yang kuat dan mendorong pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income).

Dalam paparan tersebut, manajemen FITT juga mengungkapkan rencana untuk tetap mempertahankan beberapa aset hotel yang sudah beroperasi, namun fokus utama alokasi modal akan diarahkan pada ekspansi layanan tambang VTP. Transformasi ini diyakini akan meningkatkan profil risiko perusahaan sekaligus membuka akses pada pasar yang lebih luas, termasuk potensi kerja sama dengan smelter-smelter nikel yang tengah dibangun di kawasan timur Indonesia.

Dengan langkah ini, FITT bergabung dengan sejumlah emiten lain yang melakukan diversifikasi usaha ekstrem demi menyelamatkan kinerja keuangan di tengah ketatnya persaingan dan perubahan lanskap industri. Keberhasilan akuisisi ini akan sangat bergantung pada kemampuan manajemen untuk mengintegrasikan sumber daya manusia, sistem operasional, dan permodalan antara bisnis hotel yang sudah mapan dengan karakter dinamis industri jasa pertambangan. Apaberita.com akan terus memantau perkembangan dan detail lebih lanjut dari transaksi ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User