Emas Now Resmi Hadir di Jakarta, Perluas Jaringan Investasi Emas

JAKARTA, Apaberita – Platform perdagangan emas digital, Emas Now, resmi membuka layanannya di DKI Jakarta pada Rabu (8/10/2025). Peluncuran yang digelar di Jakarta Pusat ini menandai ekspansi geogra...

Jul 12, 2026 - 13:24
0 0

JAKARTA, Apaberita – Platform perdagangan emas digital, Emas Now, resmi membuka layanannya di DKI Jakarta pada Rabu (8/10/2025). Peluncuran yang digelar di Jakarta Pusat ini menandai ekspansi geografis ketiga perusahaan setelah sebelumnya beroperasi di Bali dan Surabaya. Langkah tersebut diambil untuk merealisasikan komitmen perseroan dalam memperluas akses investasi emas bagi masyarakat urban yang semakin melek keuangan.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2022 ini mencatatkan kinerja positif di dua kota sebelumnya. Di Bali, Emas Now telah menghimpun lebih dari 50 ribu pengguna aktif dengan total volume transaksi menembus Rp1,2 triliun per September 2025. Sementara itu, di Surabaya, basis pengguna aktif mencapai 35 ribu akun dengan nilai transaksi kumulatif Rp900 miliar. Angka-angka tersebut menjadi fondasi keyakinan manajemen untuk segera menjalankan ekspansi ke Jakarta yang sudah direncanakan sejak triwulan pertama tahun ini.

Alasan Strategis di Balik Pemilihan Jakarta

Direktur Utama Emas Now, Andi Wirawan, dalam sambutannya menyatakan bahwa Jakarta dipilih karena merupakan pusat perekonomian nasional dengan konsentrasi penduduk berpenghasilan menengah-atas yang tinggi.

“Jakarta bukan sekadar kota terbesar, tetapi juga barometer gaya hidup keuangan modern. Kami melihat peningkatan signifikan minat terhadap emas digital, terutama dari kalangan profesional muda yang membutuhkan instrumen likuid dengan risiko rendah,”
ujarnya.

Data internal perusahaan menunjukkan volume pencarian daring untuk kata kunci “beli emas online” di wilayah Jabodetabek naik 65 persen sepanjang semester pertama 2025. Laporan World Gold Council kuartal II-2025 juga mengonfirmasi bahwa permintaan emas di Indonesia tumbuh 12 persen secara tahunan, dengan kontribusi Jakarta sekitar 35 persen dari total konsumsi emas batangan nasional. Tren ini diperkuat oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang mendorong masyarakat beralih ke aset lindung nilai.

Layanan Terintegrasi dan Keamanan Transaksi

Emas Now menawarkan pembelian emas digital mulai dari pecahan 0,01 gram hingga 1 kilogram melalui aplikasi seluler yang terhubung langsung dengan harga pasar global. Seluruh transaksi menggunakan sistem kliring yang diawasi Bappebti dan didukung teknologi audit berstandar internasional. Untuk penyimpanan fisik, perusahaan menggandeng PT Nusantara Brankas Utama sebagai mitra pengelola fasilitas brankas yang telah tersertifikasi.

Bagi pengguna yang menginginkan emas dalam bentuk fisik, Emas Now bekerja sama dengan tiga perusahaan logistik nasional untuk mengirimkan produk ke alamat konsumen di seluruh Jabodetabek dalam waktu 1x24 jam.

“Kami ingin pengalaman berinvestasi emas menjadi sesederhana memesan makanan daring. Prosesnya cepat, aman, dan transparan,”
tegas Andi.

Program Promosi Khusus Peluncuran Jakarta

Sebagai bagian dari strategi akuisisi pengguna, Emas Now meluncurkan program “Jakarta Emas” yang memberikan bebas biaya administrasi seumur hidup bagi seribu pendaftar pertama. Selain itu, pembelian minimal satu gram emas akan mendapatkan cashback hingga Rp250.000. Program ini berlaku hingga 31 Desember 2025 dan dapat diakses melalui aplikasi resmi Emas Now di seluruh platform.

Andi menambahkan,

“Kami tidak sekadar membuka kantor perwakilan, tetapi juga ingin menciptakan komunitas investor emas yang teredukasi. Oleh karena itu, kami akan rutin mengadakan webinar literasi keuangan bekerja sama dengan para pakar investasi.”

Dukungan Regulasi dan Pengawasan Otoritas

Ekspansi Emas Now mendapat apresiasi dari pemerintah. Kepala Bappebti, Tirta Segara, yang hadir secara virtual, menegaskan bahwa platform tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan permodalan, tata kelola, dan perlindungan konsumen.

“Hingga September 2025, tercatat 12 platform emas digital yang terdaftar resmi di Bappebti. Emas Now menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan usaha sesuai ketentuan yang berlaku,”
ujar Tirta.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Nurhaida, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa OJK mendorong inovasi di sektor jasa keuangan digital dengan tetap mengedepankan aspek kehati-hatian.

“Kami akan terus melakukan pengawasan ketat agar platform seperti Emas Now tidak disalahgunakan dan benar-benar memberikan manfaat bagi inklusi keuangan masyarakat,”
ungkapnya.

Proyeksi dan Rencana Ekspansi Lanjutan

Dengan hadirnya layanan di Jakarta, Emas Now menargetkan penambahan 200 ribu akun pengguna baru dalam enam bulan pertama. Perusahaan juga mengkonfirmasi rencana ekspansi ke kota-kota besar lainnya seperti Medan, Bandung, dan Makassar pada kuartal pertama 2026. Sebagai penutup acara peluncuran, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Pegadaian (Persero) untuk sinergi layanan gadai emas digital.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kementerian Perdagangan, Bappebti, OJK, Bursa Berjangka Jakarta, serta komunitas investor milenial.

“Kami yakin emas digital akan menjadi pilar baru investasi ritel di Indonesia. Jakarta adalah titik awal dari perjalanan besar kami selanjutnya,”
pungkas Andi.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User