Duka Bocah Jaksel Berpulang Usai Berjam-jam Terjebak di Lubang
Jakarta – Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang bocah laki-laki berinisial I (4) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/6) malam. Korban terperosok ke dalam lubang sedalam 3,7 meter d
Jakarta – Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang bocah laki-laki berinisial I (4) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/6) malam. Korban terperosok ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di area pengerjaan taman dan terjebak selama berjam-jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi. Sayangnya, nyawa sang bocah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Peristiwa nahas ini terjadi menjelang tengah malam, saat korban sedang asyik bermain bersama temannya di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Apaberita.com, korban awalnya berlarian di sekitar proyek pembangunan taman yang dibatasi seng. Tanpa disadari, ia melewati celah penghalang dan terus berlari hingga akhirnya jatuh ke dalam lubang galian yang cukup dalam. Pekerjaan konstruksi yang belum rampung membuat lubang tersebut tidak tertutup sempurna dan minim penerangan, sehingga anak seusia korban sulit mengenali bahaya di depannya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran dan penyelamat.
Evakuasi Dramatis yang Berujung Duka
Tim penyelamat dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena diameter lubang yang sempit menyulitkan petugas untuk menjangkau korban. Sejumlah peralatan khusus, termasuk tali dan alat penerangan, dikerahkan untuk mengangkat bocah malang itu dari kedalaman 3,7 meter. Setelah upaya yang memakan waktu beberapa jam, korban akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi lemas dan segera dilarikan ke rumah sakit.
“Awal kejadian korban main dan tanpa disadari masuk ke bawah pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman. Ketika sedang berlari, korban terperosok ke dalam lubang,” demikian bunyi keterangan resmi dari Command Center Damkar yang diterima Apaberita.com, Minggu (28/6).
Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa korban tiba dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Tim medis sempat melakukan tindakan resusitasi, namun nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan karena diduga mengalami kekurangan oksigen dan trauma akibat tekanan di dalam lubang. Pihak keluarga yang histeris langsung memadati ruang gawat darurat begitu mendengar kabar duka ini. Kejadian ini sontak menyedot perhatian warga Tebet dan menjadi pengingat pahit akan pentingnya pengamanan area proyek yang berpotensi membahayakan keselamatan anak-anak.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengelola proyek taman. Apaberita.com akan terus memantau perkembangan lebih lanjut terkait insiden yang merenggut nyawa bocah empat tahun tersebut.
Comments (0)