Dua Local Hero Pertamina Bawa Perubahan Energi dan Air Bersih Desa

PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya membangun kemandirian energi di kawasan pedesaan melalui Program Desa Energi Berdikari. Program pemberdayaan masyarakat tersebut melahirkan sejumlah tokoh...

Dua Local Hero Pertamina Bawa Perubahan Energi dan Air Bersih Desa

PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya membangun kemandirian energi di kawasan pedesaan melalui Program Desa Energi Berdikari. Program pemberdayaan masyarakat tersebut melahirkan sejumlah tokoh penggerak lokal yang disebut local hero, di antaranya Alfredo dan Burhanudin, yang dinilai berhasil membawa perubahan nyata bagi warga desa melalui penyediaan akses air bersih dan pemanfaatan energi terbarukan.

Keduanya merupakan warga desa binaan yang ditetapkan sebagai penggerak program berkat dedikasi dan konsistensinya mengelola fasilitas yang dibangun. Melalui peran aktif keduanya, sarana yang sebelumnya tidak tersedia di desa kini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan air bersih hingga pasokan listrik yang lebih stabil.

Desa Energi Berdikari sebagai Program Pemberdayaan

Desa Energi Berdikari merupakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina yang berfokus pada kemandirian energi berbasis potensi lokal. Program ini diarahkan agar desa binaan mampu memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti tenaga surya, mikrohidro, dan biogas.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut tidak semata berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik. Pertamina juga menekankan pendampingan serta peningkatan kapasitas masyarakat agar seluruh fasilitas yang dibangun dapat dikelola secara mandiri, dirawat secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga desa.

Peran Alfredo Membuka Akses Air Bersih

Alfredo dikenal sebagai penggerak yang berperan membuka akses air bersih bagi warga desanya. Sebelum program berjalan, masyarakat setempat harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau. Kondisi tersebut mendorongnya mengambil inisiatif mengoordinasikan warga dalam membangun dan mengelola sarana penyediaan air bersih secara bersama-sama.

"Air bersih adalah kebutuhan dasar. Ketika warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air, waktu dan tenaga yang selama ini habis di perjalanan dapat dialihkan untuk kegiatan yang lebih produktif," ujar Alfredo.

Ia menyatakan keberhasilan program tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan membuat warga semakin memahami cara mengelola dan merawat fasilitas secara mandiri tanpa bergantung pada pihak luar.

Burhanudin Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

Sementara itu, Burhanudin berperan sebagai motor penggerak pemanfaatan energi terbarukan di desanya. Ia aktif mengajak warga memahami manfaat energi bersih, sekaligus memastikan instalasi yang dibangun beroperasi secara optimal dan dirawat secara berkala oleh masyarakat setempat.

"Energi terbarukan memberikan kepastian bagi warga. Listrik yang sebelumnya terbatas kini dapat dimanfaatkan untuk penerangan, kegiatan belajar anak, hingga menunjang usaha kecil di desa," kata Burhanudin.

Kehadiran pasokan listrik yang lebih stabil disebut membawa perubahan signifikan bagi kehidupan warga. Aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lama, anak-anak dapat belajar pada malam hari, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan kini dapat dilaksanakan tanpa kendala penerangan.

Dampak dan Keberlanjutan Program

Perubahan yang dihadirkan kedua local hero tersebut sejalan dengan tujuan utama Desa Energi Berdikari, yakni menciptakan desa yang mandiri secara energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Akses air bersih dan ketersediaan energi terbarukan menjadi fondasi bagi berkembangnya kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di tingkat desa.

Pertamina menyatakan akan terus menindaklanjuti pengembangan program ini ke lebih banyak desa binaan di berbagai wilayah. Keberhasilan tokoh lokal seperti Alfredo dan Burhanudin dinilai menjadi bukti bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis masyarakat mampu menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.

Dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyediaan sarana semata, tetapi benar-benar melahirkan kemandirian desa yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User