DPR Bahas RUU Sisdiknas, Penegakan Hukum dan Pangan Disorot
Jakarta, Apaberita – Sejumlah isu strategis nasional dan internasional menjadi perhatian publik, Kamis (9/7). Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar kunjungan kerja k...
Jakarta, Apaberita – Sejumlah isu strategis nasional dan internasional menjadi perhatian publik, Kamis (9/7). Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar kunjungan kerja ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk membahas Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas), khususnya terkait tata kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Di sisi lain, penegakan hukum terhadap dugaan korupsi di sektor batu bara terus disorot pengamat, sementara sektor pertanian dan pangan menunjukkan inovasi serta perluasan akses. Sementara itu, laporan dari Afrika menyebutkan wabah ebola masih memakan korban jiwa.
Fokus RUU Sisdiknas pada Tata Kelola PTNBH
Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Kampus UPI, Bandung, Jawa Barat, berlangsung pada Kamis (9/7). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi X, Syaiful Huda, didampingi sejumlah anggota fraksi, membahas isu-isu strategis yang akan dimasukkan dalam revisi RUU Sisdiknas. Salah satu pokok bahasan utama adalah pengaturan tata kelola PTNBH agar lebih akuntabel, transparan, dan tetap menjaga semangat pendidikan sebagai hak dasar warga negara.
“Kami mendorong agar payung hukum PTNBH ini tidak sekadar memudahkan otonomi pengelolaan keuangan, tetapi juga memastikan akses pendidikan tinggi tetap terjangkau bagi masyarakat tidak mampu,” ujar Syaiful Huda dalam keterangan resminya. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat hingga awal 2026 terdapat sedikitnya 64 PTNBH yang tersebar di seluruh Indonesia, dan jumlah ini berpotensi bertambah seiring dengan kebijakan reformasi birokrasi kampus. Komisi X menargetkan pembahasan RUU ini tuntas pada masa sidang berikutnya agar dapat segera disahkan menjadi undang-undang.
Sorotan Penegakan Hukum Kasus Batu Bara
Secara terpisah, analis politik dan isu intelijen, Boni Hargens, mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penyidikan dugaan kasus korupsi di sektor batu bara secara bijaksana dan berdasarkan fakta. Ia menegaskan pentingnya mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menghindari spekulasi yang dapat mengganggu proses hukum.
“Proses penegakan hukum harus bersih dari tekanan publik yang tidak berdasar. Apresiasi patut diberikan kepada aparat penegak hukum yang bekerja profesional, namun masyarakat juga berhak mengawal agar penanganan kasus ini tidak tebang pilih,” ujar Boni Hargens dalam diskusi daring yang digelar lembaga kajian kebijakan publik. Dugaan korupsi di sektor batu bara ini diperkirakan merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah, meskipun angka pastinya masih dalam proses audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Koordinasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung terus diintensifkan untuk mempercepat pengumpulan alat bukti.
Inovasi Pertanian dan Bazar Pangan Murah
Di sektor pangan, penyuluh pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menginisiasi demplot padi dengan metode Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan Agensia Hayati (PM-AAS) secara swadaya. Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 15 kelompok tani dan bertujuan meningkatkan produktivitas padi di lahan seluas 25 hektare. Metode ini dinilai ramah lingkungan sekaligus mampu menekan biaya produksi hingga 20 persen.
“Penerapan PM-AAS ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, upaya menghadirkan protein hewani dengan harga terjangkau semakin meluas melalui penyelenggaraan bazar pangan. Kementerian Perdagangan melaporkan bahwa per 9 Juli, bazar daging telah menjangkau 816 lokasi di 34 provinsi. Harga daging sapi dalam bazar tersebut dipatok Rp 85.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp 120.000 per kilogram. Program ini merupakan bagian dari Operasi Pasar Khusus yang akan berlangsung hingga akhir Juli 2026.
Korban Wabah Ebola di Kongo Tembus 625 Jiwa
Sementara dari benua Afrika, Kementerian Komunikasi dan Media Republik Demokratik Kongo melaporkan bahwa jumlah korban meninggal akibat wabah ebola telah mencapai 625 jiwa. Wabah yang pertama kali terdeteksi di Provinsi Kivu Utara ini terus menyebar meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengirimkan vaksin eksperimental dan tim medis tambahan. Juru bicara kementerian setempat menyatakan bahwa kondisi geografis yang sulit dan resistensi sebagian warga terhadap protokol kesehatan menjadi tantangan utama penanganan wabah. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, memantau perkembangan dan mengimbau warga negara Indonesia di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan.
[TAGS]: RUU Sisdiknas, PTNBH, Komisi X DPR RI, korupsi batu bara, Boni Hargens, demplot padi, PM-AAS, bazar daging murah, wabah ebola, Kongo [SOCIAL_TWEET]: Komisi X DPR bahas RUU Sisdiknas fokus tata kelola PTNBH; pengamat ingatkan penegakan hukum kasus batu bara harus berbasis fakta; demplot padi inovatif di Sukabumi, bazar daging murah 816 lokasi; korban ebola di Kongo capai 625 jiwa. @apaberita #BeritaPolitik #Pendidikan #Pangan #Ebola [SOCIAL_FB]: Sejumlah isu strategis menjadi perhatian Kamis ini: Komisi X DPR RI menggelar kunjungan kerja ke UPI untuk membahas RUU Sisdiknas terkait tata kelola PTNBH. Di sisi hukum, analis Boni Hargens mengingatkan pentingnya fakta dalam penyidikan kasus korupsi batu bara. Sektor pertanian menunjukkan inovasi melalui demplot padi swadaya di Sukabumi, sementara bazar daging murah telah menjangkau 816 lokasi. Dari internasional, wabah ebola di Kongo telah menelan 625 korban jiwa. Simak liputan lengkapnya di Apaberita. #Apaberita #BeritaPolitik #PanganMurah #WabahEbola [SOCIAL_TG]: 📡 Apaberita Update: — Komisi X DPR Bahas RUU Sisdiknas, fokus pengaturan PTNBH agar pendidikan tinggi tetap terjangkau. — Boni Hargens: Penegakan hukum kasus batu bara harus bersih dari tekanan, kedepankan fakta. — Demplot padi hemat biaya di Sukabumi, bazar daging murah tembus 816 lokasi. — Kongo: 625 korban meninggal akibat wabah ebola. Baca selengkapnya di Apaberita. [SOCIAL_THREADS]: Thread berita hari ini 🧵 1️⃣ Komisi X DPR RI kunjungi UPI, bahas revisi RUU Sisdiknas untuk perkuat tata kelola PTNBH. Ketua Komisi X tekankan akses terjangkau. 2️⃣ Kasus korupsi batu bara: Boni Hargens ajak publik kedepankan fakta, hindari spekulasi. Audit BPKP masih berjalan. 3️⃣ Pertanian: Demplot padi PM-AAS di Surade, Sukabumi, inisiatif swadaya penyuluh, potensi hemat biaya 20%. 4️⃣ Bazar daging murah: 816 lokasi se-Indonesia, harga Rp85rb/kg. Operasi pasar hingga akhir Juli. 5️⃣ Ebola di Kongo: 625 korban jiwa, WHO kirim vaksin, tantangan geografis dan resistensi warga. Ikuti Apaberita untuk kabar terpercaya. 🔗
Comments (0)