Didin Nasirudin dan Subhan Yusuf Soroti Geopolitik Amerika Serikat

Di tengah memanasnya persaingan global, dua akademisi Indonesia—Didin Nasirudin, Managing Director Bening Communication sekaligus mahasiswa Program Doktor

Didin Nasirudin dan Subhan Yusuf Soroti Geopolitik Amerika Serikat

Di tengah memanasnya persaingan global, dua akademisi Indonesia—Didin Nasirudin, Managing Director Bening Communication sekaligus mahasiswa Program Doktor Komunikasi Politik & Diplomasi Universitas SAHID, dan Subhan Yusuf, Magister Hubungan Internasional dari Civitas University, Warsawa, Polandia—memberikan perspektif mendalam tentang arah politik luar negeri Amerika Serikat dan implikasinya terhadap kawasan Asia-Pasifik. Keduanya menekankan bahwa kebijakan Washington, terutama setelah pemilihan presiden, akan menjadi penentu stabilitas hubungan ekonomi dan keamanan di Indonesia.

Komunikasi Politik dan Citra Global AS

Didin Nasirudin mengamati bahwa polarisasi di tubuh Partai Demokrat dan Republik kini semakin tajam. “Kita melihat pergeseran retorika yang tidak hanya bersifat ideologis, tetapi juga sangat personal. Ini mempengaruhi cara diplomasi publik AS diterima di negara-negara Muslim, termasuk Indonesia,” ujarnya dalam diskusi virtual, Senin (15/4).

“Politik dalam negeri AS ibarat drama yang ditonton seluruh dunia. Setiap cuitan dan pernyataan kontroversial berdampak langsung pada persepsi masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai demokrasi yang kerap dipromosikan AS.”

Menurut Didin, mahasiswa doktoral yang juga pemerhati politik AS, kontestasi elektoral kini banyak dimainkan lewat kanal-kanal media sosial yang rawan disinformasi. Hal ini mengharuskan pemerintah Indonesia untuk lebih cermat menyaring informasi dan menjaga hubungan bilateral taktis dengan siapa pun pemenang Pilpres nanti.

Implikasi Ekonomi dan Aliansi Strategis

Subhan Yusuf menyoroti aspek ekonomi-politik dari rivalitas AS-Tiongkok. “Indonesia adalah mitra dagang penting bagi kedua negara adidaya. Kebijakan tarif, embargo teknologi, maupun paket bantuan luar negeri akan mempengaruhi stabilitas rupiah dan investasi di sektor manufaktur,” jelasnya.

Data menunjukkan bahwa nilai perdagangan Indonesia-AS mencapai US$28,6 miliar pada 2023, sementara Tiongkok tetap menjadi mitra ekspor utama. Subhan memprediksi bahwa dalam enam bulan ke depan, investor global akan mengambil sikap wait and see sebelum menanamkan modal besar di dalam negeri.

FaktorDampak posistifDampak negatif
Kemenangan Partai XStabilitas kebijakan, penguatan kerja sama militerProteksionisme lewat tarif tinggi, tekanan soal isu lingkungan
Kemenangan Partai YMultilateralisme, potensi keringanan bea masukKetegangan dengan Tiongkok yang berimbas ke rantai pasok Indonesia
Status quo (deadlock)Kelanjutan program yang sudah berjalan, kejelasan kontrak LNGKetidakpastian aliansi pertahanan, perlambatan bantuan keamanan maritim

Kedua analis sepakat bahwa Indonesia perlu memperkuat posisi tawar melalui forum ASEAN dan G20, serta mendorong kemandirian di bidang pangan dan energi untuk mengurangi risiko eksposur dari guncangan kebijakan AS.

Strategi Diplomasi Indonesia

Didin menambahkan, diplomasi parlemen perlu ditingkatkan. “Track two diplomacy melalui dialog antarwarga negara dan tokoh masyarakat bisa menjadi penyangga bila hubungan resmi memburuk. Saya melihat semakin besarnya peran diaspora Indonesia di AS sebagai jembatan komunikasi,” katanya. Sementara Subhan menekankan pentingnya mengembalikan kepercayaan investor melalui reformasi regulasi yang konsisten, tanpa bergantung pada siapa presiden AS yang akan terpilih.

Di akhir diskusi, keduanya mengingatkan bahwa apa pun arah kebijakan Amerika Serikat, Indonesia harus tetap menjaga keseimbangan politik luar negeri bebas-aktif, sekaligus membangun ketahanan domestik. “Kita tidak boleh terjebak dalam permainan kekuatan besar. Kepentingan nasional tetap nomor satu,” pungkas Didin.

[SOCIAL_TWEET]: Dinamika politik AS dan dampaknya ke Indonesia? Dua analis, Didin Nasirudin dan Subhan Yusuf, bongkar strategi menghadapi ketidakpastian global. Simak analisis lengkapnya! 📊🇮🇩🇺🇸 #Geopolitik #Diplomasi #PolitikAS[SOCIAL_TG]: 🗳️🌏 Apa hubungan pemilu AS dengan harga sembako di Indonesia? Ternyata banyak. Didin Nasirudin dan Subhan Yusuf jelaskan strategi RI hadapi guncangan politik global. Baca selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User