Desak Made Rita Raih Emas World Climbing Series Krakow 2026
Krakow, Polandia — Atlet panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses merebut medali emas nomor speed putri pada ajang World Climbi
Krakow, Polandia — Atlet panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses merebut medali emas nomor speed putri pada ajang World Climbing Series Krakow 2026, Minggu (12/4). Di final yang berlangsung dramatis, Desak mengalahkan dua pemanjat elite dunia dan menegaskan dominasinya di musim kompetisi kali ini.
Bertanding di Tauron Arena, Desak mencatatkan waktu fantastis 6,45 detik di babak puncak. Capaian itu hanya terpaut 0,07 detik dari rekor dunianya sendiri yang ia ukir di Olimpiade Paris 2024. Emma Hunt dari Amerika Serikat harus puas dengan perak setelah menyentuh papan waktu 6,72 detik, sementara Natalia Kalucka (Polandia) menduduki peringkat ketiga dengan 6,88 detik.
“Saya sangat bersyukur bisa tampil konsisten sepanjang akhir pekan ini. Krakow selalu memberi energi luar biasa, dan saya senang bisa membawa pulang emas lagi untuk Indonesia,” ujar Desak usai seremoni podium.
Perjalanan Menuju Emas
Desak memulai babak kualifikasi dengan percaya diri — menorehkan waktu 6,51 detik untuk menempati unggulan pertama. Di perempat final, ia menyingkirkan Alexandra Miroslaw dari Polandia dengan selisih 0,3 detik. Semifinal mempertemukan Desak dengan rekan senegaranya, Rajiah Sallsabillah, dalam “derby Indonesia” yang berakhir dengan kemenangan Desak 6,48 detik berbanding 7,02 detik.
Di puncak klasemen sementara, Desak kini mengoleksi dua medali emas dari tiga seri World Climbing Series musim ini — sebelumnya ia juga naik podium tertinggi di Salt Lake City, Amerika Serikat.
Fakta Kunci
- Waktu final: 6,45 detik (Desak) vs. 6,72 detik (Emma Hunt).
- Rekor pribadi: 6,38 detik — rekor dunia Olimpiade Paris 2024.
- Podium Krakow 2026: 1. Desak Made Rita (INA), 2. Emma Hunt (USA), 3. Natalia Kalucka (POL).
- Klasemen sementara: Desak memimpin dengan 280 poin, disusul Emma Hunt (225 poin).
Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, menyambut kemenangan ini sebagai hasil dari persiapan intensif selama pemusatan latihan di Eropa. “Desak terus memperbaiki stabilitas start dan akurasi pijakan. Angka waktu tadi adalah bukti bahwa dia dalam performa puncak,” kata Hendra.
Dengan sisa dua seri lagi sebelum Final World Climbing di Seoul, Desak berada di jalur yang kuat untuk mempertahankan gelar juara umum yang ia raih musim 2025 lalu. Kompetisi berikutnya akan berlangsung di Bern, Swiss, pada 24-26 April 2026.
Comments (0)