Daftar 4 Peserta SPPI KDMP-KNMP Meninggal Saat Latihan Militer
Apaberita.com, Jakarta - Empat peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di bawah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia. Kejadi
Apaberita.com, Jakarta - Empat peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di bawah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia. Kejadian ini berlangsung saat mereka mengikuti latihan militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Keempat peserta itu dilaporkan meninggal akibat sakit yang timbul selama pelaksanaan latihan. Rincian identitas dan asal peserta yang meninggal belum diumumkan secara resmi, tetapi Kemhan memastikan pihaknya telah melakukan pendampingan intensif terhadap keluarga korban. Proses penyerahan jenazah kepada keluarga masing-masing juga telah dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab negara.
Program SPPI sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk mencetak sarjana-sarjana penggerak yang akan ditempatkan di berbagai koperasi desa dan nelayan di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari pembekalan, para peserta menjalani pelatihan kedisiplinan dasar kemiliteran. Kemhan bertindak sebagai Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Menanggapi insiden ini, Kemhan langsung mengambil langkah evaluasi menyeluruh bersama Panselnas dan para penyelenggara pendidikan. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Sirait, menyatakan bahwa Kemhan berkomitmen untuk meningkatkan pengamanan kesehatan peserta.
"Sehubungan dengan kejadian ini, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program SPPI. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi penguatan proses seleksi kesehatan, deteksi dini kondisi medis peserta, peningkatan pengawasan oleh tenaga kesehatan selama pendidikan, penelusuran (tracing) terhadap peserta yang memiliki keluhan serupa, serta penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan," ujar Brigjen Rico dalam keterangan resmi yang diterima Apaberita.com, Jumat (26/6/2026).
Dengan adanya peristiwa ini, Kemhan berjanji akan memastikan semua prosedur kesehatan diperketat, termasuk pemeriksaan riwayat kesehatan calon peserta secara lebih komprehensif, penempatan tenaga medis yang memadai di lokasi pelatihan, dan sistem pelacakan kesehatan partisipan secara berkala. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan menjamin keselamatan seluruh peserta program SPPI.
Comments (0)