Sep 20, 2026
Hukum

CIANJUR — Gempa Sesar Cisokan M 4,3 Meretakkan Empat Rumah Warga

Peristiwa gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyisakan dampak fisik pada pemukiman warga. Badan

CIANJUR — Gempa Sesar Cisokan M 4,3 Meretakkan Empat Rumah Warga

Peristiwa gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyisakan dampak fisik pada pemukiman warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengonfirmasi bahwa sedikitnya empat unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat guncangan yang dipicu oleh pergerakan aktif Sesar Cisokan tersebut. Kerusakan yang didominasi retakan pada dinding bangunan melanda kawasan pemukiman warga.

Dampak Kerusakan Terfokus di Desa Babakankaret

Berdasarkan hasil asesmen cepat dan pendataan awal personel BPBD di lapangan, kerusakan fisik bangunan tidak ditemukan di area yang berdekatan langsung dengan episentrum gempa, melainkan terakumulasi di Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur. Retakan pada tembok bangunan warga menjadi bentuk kerusakan paling dominan yang ditemui pascainsiden gempa bumi dangkal tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, menegaskan bahwa tim reaksi cepat telah diterjunkan ke lokasi untuk menginventarisasi seluruh potensi kerusakan lain serta memantau kondisi masyarakat di sekitar lokasi terdampak.

"Yang terdampak bukan di rumah yang berada di sekitaran pusat gempa, tetapi di Babakankaret. Ada empat rumah yang rusak dengan kategori rusak ringan. Tembok rumah mengalami retak," ujar Iwan saat memberikan keterangannya resmi.

Pusat Gempa Berada di Kawasan Perbukitan Sepi

Meskipun getaran terasa cukup kuat dan sempat memicu kepanikan warga di beberapa wilayah, Iwan memaparkan bahwa episentrum gempa bumi berada di kawasan perbukitan yang jauh dari pusat pemukiman padat penduduk. Kondisi geografis pusat gempa yang berada di area tak berpenghuni ini menjadi faktor utama minimnya kerusakan struktural fatal pada bangunan pemukiman.

"Pusat gempanya berada di perbukitan, tidak di pusat penduduk. Sehingga tidak ada yang sampai rusak berat apalagi menyebabkan korban jiwa," jelas Iwan menambahkan.

Kerusakan ringan yang dialami rumah-rumah di Desa Babakankaret diduga terjadi akibat struktur dinding bangunan yang tidak fleksibel saat menerima guncangan gelombang seismik frekuensi tinggi dari gempa dangkal.

Aktivitas Sesar Cisokan Tunjukkan Tren Meningkat

Pergerakan Sesar Cisokan kini menjadi perhatian serius pihak berwenang. Berdasarkan catatan historis BPBD Cianjur, struktur sesar aktif ini telah memicu pergerakan seismik signifikan sebanyak dua kali dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Sebelum guncangan terbaru ini, pergerakan serupa dari pergerakan Sesar Cisokan juga terdeteksi pada bulan Juni lalu.

Melihat tren peningkatan aktivitas patahan aktif tersebut, pihak BPBD Cianjur mengimbau seluruh masyarakat untuk terus memelihara kesiapsiagaan bencana secara mandiri. Warga diingatkan untuk senantiasa sigap dan tidak mengabaikan potensi ancaman gempa susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

"Sebelumnya terjadi di bulan Juni, Sesar Cisokan aktif dan menyebabkan gempa. Kemudian kemarin petang. Jadi warga tetap waspada, segera cari tempat aman jika terjadi gempa," imbau Iwan penuh penekanan.

Data Teknis BMKG dan Imbauan Kebencanaan

Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tektonik dangkal berparameter magnitudo 4,3 ini mengguncang Kabupaten Cianjur pada Selasa sore, 1 September 2026, tepat pukul 17.53 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan episentrum gempa terletak pada koordinat 6,91 LS dan 107,10 BT, atau berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman yang sangat dangkal yaitu 4 kilometer. Hiposentrum yang dangkal inilah yang menyebabkan gelombang guncangan terasa cukup nyata di permukaan tanah.

Berikut adalah ringkasan fakta penting terkait peristiwa gempa bumi akibat Sesar Cisokan di Cianjur:

  • Magnitudo Gempa: 4,3 M (Gempa Tektonik Dangkal)
  • Waktu Kejadian: Selasa, 1 September 2026 pukul 17.53 WIB
  • Lokasi Episentrum: Darat, 10 KM Barat Daya Kabupaten Cianjur (6,91 LS - 107,10 BT)
  • Kedalaman Hiposentrum: 4 Kilometer
  • Pemicu Gempa: Aktivitas Sesar Cisokan
  • Dampak Kerusakan: 4 unit rumah rusak ringan (dinding retak) di Desa Babakankaret
  • Korban Jiwa: Nihil

Masyarakat mengimbau agar warga tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh isu spekulatif yang beredar di media sosial. Semua pembaruan informasi kebencanaan diharapkan memacu publik untuk merujuk pada kanal-kanal terverifikasi resmi milik BMKG dan BPBD setempat.

Aktivitas Sesar Cisokan kembali memicu gempa bumi tektonik dangkal di Kabupaten Cianjur pada Selasa sore. Sebanyak 4 rumah warga di Desa Babakankaret dilaporkan mengalami kerusakan ringan berupa tembok retak. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dan mengimbau masyarakat untuk tetap siaga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User