Bupati Purwakarta Minta Maaf Atas Lagu Sunda Kontroversial, Sebut sebagai Renungan Masa Lalu yang Nakal

Purwakarta – Polemik lirik lagu Sunda berjudul 'Lalaki Langit' akhirnya ditanggapi langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein. Sang Bupati menyampaikan permintaan maaf secara terbuka set

Jul 07, 2026 - 23:17
0 0
Bupati Purwakarta Minta Maaf Atas Lagu Sunda Kontroversial, Sebut sebagai Renungan Masa Lalu yang Nakal

Purwakarta – Polemik lirik lagu Sunda berjudul 'Lalaki Langit' akhirnya ditanggapi langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein. Sang Bupati menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah ciptaannya itu menuai kritik tajam karena dinilai merendahkan martabat perempuan. Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa lagu tersebut merupakan karya lama yang dibuat pada tahun 2020, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah.

Klip Lama yang Mencuat dan Menuai Reaksi

Berdasarkan laporan Apaberita.com, lagu tersebut menjadi sorotan setelah penggalan videonya kembali beredar luas di media sosial. Banyak pihak, termasuk tokoh masyarakat, mengecam keras isinya karena dianggap melanggengkan pandangan negatif terhadap perempuan. Menanggapi hal itu, Saepul Binzein memberikan penjelasan bahwa lirik lagu itu murni ekspresi pribadinya saat sedang merenungkan masa lalu.

"Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu, saya nakal dan bersyukur tuhan menciptakan saya jadi lelaki, mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa jaga diri," ujar Bupati Purwakarta saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Rabu (1/7/2026).

Ajakan untuk Tidak Memperuncing Keadaan

Saepul Bahri Binzein berharap masyarakat dapat memahami bahwa video tersebut bukanlah gambaran sikapnya sebagai pemimpin daerah saat ini. Ia mengakui secara jujur bahwa di masa lalu dirinya memiliki masa kelam dan nakal, namun kini telah berubah. Pengakuan terbuka ini ia sampaikan untuk meredam gelombang kritik yang semakin meluas. "Saya sudah berubah, dan lagu itu adalah pengingat pribadi agar tidak kembali ke jalan yang salah," imbuhnya dalam pernyataan yang diterima oleh tim Apaberita.com.

Lebih lanjut, Bupati Purwakarta meminta agar publik tidak lagi mengaitkan lirik kontroversial tersebut dengan kebijakan atau wajah pemerintahannya saat ini. Ia menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga dan menghormati harkat martabat perempuan selama masa kepemimpinannya. Kasus ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi para tokoh publik lainnya bahwa rekam jejak digital di masa lampau dapat menjadi bumerang di kemudian hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User