Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bergerak cepat merestrukturisasi infrastruktur jalan perkotaan yang kerap mengalami kerusakan akibat tingginya volume lalu lintas. Kawasan padat penduduk di Kota Singaraja, khususnya Jalan Pattimura dan Jalan Kakatua, kini menjadi fokus utama paket pekerjaan peningkatan kualitas jalan. Proyek ini dirancang khusus untuk menahan beban kendaraan bertonase berat sekaligus menghentikan ancaman banjir tahunan yang kerap menggenangi pemukiman warga.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, secara langsung meninjau lokasi perbaikan jalan pada Kamis (17/9/2026). Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan fisik di lapangan tidak sekadar mengejar target ketepatan waktu, melainkan memenuhi standar spesifikasi teknis daya tahan tinggi yang telah ditetapkan.
Konstruksi Khusus Tahan Beban Berat
Langkah penguatan struktur jalan ini diambil bukan tanpa alasan mendasar. Jalan Pattimura selama ini menjadi salah satu perlintasan vital bagi moda transportasi pengangkut barang dan kendaraan bertonase besar di kawasan perkotaan Buleleng. Tingginya frekuensi kendaraan berat membuat lapisan jalan konvensional rentan mengalami keretakan dan ambles.
Oleh sebab itu, Pemkab Buleleng menginstruksikan penggunaan formula konstruksi khusus. Peningkatan ketebalan lapisan aspal dilakukan secara signifikan yang dikombinasikan dengan penguatan fondasi dasar pada titik-titik krusial penopang beban.
"Di Pattimura ini bebannya cukup tinggi karena sering dilalui kendaraan berat. Jadi, ada perlakuan khusus, baik konstruksinya maupun penanganan salurannya," kata Bupati Sutjidra di sela-sela peninjauannya.
Bupati yang berasal dari Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan tersebut menggarisbawahi bahwa perencanaan teknis yang presisi merupakan syarat mutlak agar hasil perbaikan bertahan lama. "Ketebalan aspal juga lebih diperhitungkan karena jalan ini sering dilalui kendaraan berat," tegasnya penuh penekanan.
Integrasi Drainase dan Pembenahan Tikungan
Selain persoalan beban kendaraan, kawasan padat penduduk di sekitar Jalan Pattimura dan Jalan Kakatua sering diuji oleh persoalan luapan air saat curah hujan tinggi. Sistem drainase lama yang kurang optimal di area tikungan sering kali memicu genangan yang merusak struktur jalan.
Guna mengatasi persoalan ini secara komprehensif, Pemkab Buleleng mengintegrasikan pembenahan saluran air bersamaan dengan pengaspalan jalan. Saluran pembuangan di tikungan Jalan Pattimura diperlebar dan diperbaiki alirannya agar debit air lancar dan tidak menggenangi badan jalan maupun pemukiman.
Rincian Anggaran dan Spesifikasi Proyek
Pekerjaan penataan jalan ini digarap dalam satu paket terpadu. Total pagu anggaran yang dialokasikan Pemkab Buleleng mencapai Rp2,1 miliar, dengan nilai kontrak pelaksanaan sebesar Rp2.099.996.158.
Berikut adalah rincian cakupan fisik paket pengerjaan Jalan Pattimura dan Jalan Kakatua:
| Ruas Jalan | Panjang Penanganan | Spesifikasi Utama Pekerjaan |
|---|---|---|
| Jalan Pattimura | ± 750 meter | Penguatan fondasi beban berat, penambahan ketebalan aspal, & perbaikan saluran drainase tikungan |
| Jalan Kakatua | ± 260 meter | Peningkatan permukaan jalan & perbaikan saluran drainase pemukiman |
Dengan peningkatan kualitas infrastruktur ini, Pemkab Buleleng berharap usia pakai jalan dapat meningkat signifikan, mereduksi beban biaya pemeliharaan rutin, serta menjamin keamanan dan kenyamanan mobilitas warga Singaraja.
Comments (0)