BNPB Paparkan Titik Hotspot dan Kendala Pemadaman Karhutla di Enam Provinsi

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan perkembangan terbaru penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (23/8). Berdasarkan p...

Aug 24, 2026 - 08:19
0 0
BNPB Paparkan Titik Hotspot dan Kendala Pemadaman Karhutla di Enam Provinsi

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan perkembangan terbaru penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (23/8). Berdasarkan pemantauan satelit, ribuan titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat, sementara operasi pemadaman tetap digencarkan melalui jalur darat dan udara di enam provinsi prioritas.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan paparan itu dalam rilis pers yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi BNPB. Berton menyatakan bahwa enam provinsi prioritas yang ditetapkan pemerintah meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan.

"Pemerintah terus mengoptimalkan operasi darat dan udara di 6 provinsi prioritas adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan," kata Berton dalam rilis persnya.

Ribuan Titik Panas Terpantau di Kalimantan Barat

Dalam paparannya, Berton membeberkan data titik panas yang terdeteksi satelit di Kalimantan Barat. Terdapat 273 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, 2.420 hotspot dengan kepercayaan menengah, serta 81 hotspot dengan kepercayaan rendah. Jika dijumlahkan, total titik panas yang terpantau mencapai 2.774 titik dalam tiga kategori kepercayaan tersebut.

Kendati angkanya terbilang besar, BNPB menegaskan bahwa data citra satelit belum dapat dijadikan patokan tunggal. Setiap titik panas wajib diverifikasi lebih lanjut melalui peninjauan lapangan dan pemantauan patroli udara sebelum ditindaklanjuti dengan operasi pemadaman.

"Hasil citra satelit terjadi kenaikan jumlah hotspot dengan kepercayaan tingkat tinggi dibandingkan hari sebelumnya. Namun data hotspot perlu dikonfirmasi dari hasil peninjauan lapangan dan pemantauan patroli udara," ujarnya.

Cuaca dan Kendala Pemadaman di Lapangan

BNPB juga mencermati perkembangan kondisi cuaca di wilayah rawan karhutla. Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi turun di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada rentang 23–29 Agustus 2026.

Kehadiran hujan ringan diharapkan dapat membantu meredam panas di permukaan lahan serta mengurangi risiko meluasnya api. Meski demikian, BNPB tetap mengingatkan adanya potensi kabut asap yang dapat mengganggu visibilitas dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam operasi pemadaman, terutama bagi penerbangan patroli udara dan helikopter water bombing yang membutuhkan jarak pandang memadai. Pemantauan cuaca pun terus dilakukan secara berkala untuk menentukan waktu yang tepat bagi setiap misi pemadaman.

Presiden Tinjau Lokasi Karhutla di Kubu Raya

Perhatian terhadap karhutla di Kalimantan Barat datang hingga level pimpinan nasional. Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, pada Sabtu (22/8). Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan langsung kepala negara itu menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan karhutla berjalan efektif di lapangan. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur lainnya diharapkan bergerak cepat dalam memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran ke kawasan permukiman maupun lahan produktif.

Pemadaman Berlanjut di Kalimantan Utara

Upaya serupa juga berlangsung di Kalimantan Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di wilayahnya pada Selasa (18/8). Operasi dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari pemerintah daerah maupun relawan dan masyarakat setempat.

Berton menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya, termasuk satgas darat, helikopter water bombing, dan pesawat patroli udara, untuk menekan luas karhutla di enam provinsi prioritas. Koordinasi lintas instansi melalui Rapat Koordinasi dilakukan secara berkala guna menyinkronkan langkah pemadaman, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Kewaspadaan Masyarakat dan Langkah Antisipasi

Selain operasi teknis, BNPB mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah karhutla. Berton mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat potensi api yang cepat meluas saat musim kemarau. Pelaporan dini atas munculnya titik api dinilai membantu petugas mempercepat respons pemadaman.

Dengan kondisi cuaca yang masih mendukung meluasnya kebakaran, BNPB memastikan pemantauan hotspot dan patroli udara terus dijalankan setiap hari. Data yang terkumpul akan menjadi dasar penetapan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan rekayasa cuaca di wilayah-wilayah yang membutuhkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User