BNPB Buka Tiga Posko Logistik Percepat Bantuan Gempa NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi membuka tiga posko logistik utama guna mempercepat distribusi bantuan bagi korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilaya...

BNPB Buka Tiga Posko Logistik Percepat Bantuan Gempa NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi membuka tiga posko logistik utama guna mempercepat distribusi bantuan bagi korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu 15 Agustus 2026. Keputusan pembukaan posko tersebut diumumkan oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya tanggap darurat terkoordinasi di tingkat pusat dan daerah. Tiga lokasi yang ditetapkan meliputi Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Labuan Bajo, serta Kota Maumere.

Menurut Abdul Muhari, penempatan posko di ketiga titik tersebut disusun berdasarkan pertimbangan strategis logistik dan geografis untuk menjangkau wilayah terdampak dengan optimal. Bandara Halim Perdanakusuma berfungsi sebagai posko dukungan logistik nasional yang mengoordinasikan pengiriman bantuan dari berbagai penjuru tanah air. Sementara itu, Bandara Labuan Bajo ditetapkan sebagai posko penerimaan logistik utama, dan Maumere dijadikan posko logistik pendukung yang siap menampung alur bantuan tambahan.

"Posko dukungan logistik nasional sudah kita buka di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan posko penerimaan logistik utama itu kita buka di Bandara Labuan Bajo, dan posko logistik pendukung juga kita buka di Maumere," ujar Abdul Muhari dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (16/8).

Abdul Muhari menegaskan bahwa ketiga posko logistik tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, maupun berbagai entitas lainnya yang hendak menyalurkan bantuan bagi korban gempa di NTT. Pihaknya menyatakan bahwa pembukaan posko dilakukan untuk mengoptimalkan manajemen logistik sekaligus mengerahkan sumber daya, peralatan, personel, dan anggaran dalam penanganan bencana secara menyeluruh.

"Bagi masyarakat, organisasi, dan segenap entitas lainnya yang ingin meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur bisa langsung ke tiga posko logistik tersebut," tuturnya.

Posko Pendamping dan Taktis di Wilayah Terdampak

Selain tiga posko logistik utama, BNPB juga membuka posko pendamping nasional di Labuan Bajo serta posko taktis lapangan di Maumere. Posko utama pendampingan tanggap darurat berlokasi di Gedung Kantor Bupati Manggarai Barat. Keberadaan posko-posko tersebut ditetapkan untuk memastikan koordinasi penanganan bencana berjalan terintegrasi antara pusat dan daerah.

Abdul Muhari menyatakan bahwa posko pendamping dan taktis tersebut menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi terkait penanganan darurat pascagempa. Melalui keputusan tersebut, pemerintah berupaya memastikan setiap alur bantuan, mulai dari penerimaan, penyortiran, hingga distribusi akhir ke lokasi-lokasi terisolir, dapat dipantau secara langsung oleh aparat terkait di lapangan.

Pengoperasian Armada Udara

Untuk mengantisipasi kendala akses darat menuju wilayah terdampak, BNPB bersama instansi terkait telah menyiagakan sejumlah armada udara di dua titik operasional. Di Labuan Bajo, pemerintah menempatkan satu helikopter Caracal dari TNI Angkatan Udara, satu helikopter Bell 412 dari TNI Angkatan Darat, satu helikoper milik BNPB, serta dua unit pesawat Caravan yang masing-masing berasal dari Kementerian Perhubungan dan BNPB.

Sementara itu, dari Maumere juga disiagakan armada udara pendukung untuk memperkuat jaringan distribusi bantuan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau kendaraan darat. Langkah penyiagaan armada tersebut diambil berdasarkan pertimbangan bahwa infrastruktur jalan di beberapa wilayah NTT mengalami kerusakan akibat guncangan gempa berkekuatan besar tersebut.

Optimalisasi Manajemen Logistik Bencana

Abdul Muhari menegaskan bahwa seluruh keputusan pembukaan posko dan penggelaran armada udara merupakan bagian dari upaya optimalisasi manajemen logistik bencana. Ia menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi telah disepakati untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih dalam alur bantuan maupun pengerahan personel.

Pihaknya menyatakan bahwa BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan komponen TNI-Polri untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Setiap bantuan yang masuk melalui posko logistik Halim Perdanakusuma, Labuan Bajo, dan Maumere akan dicatat dan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan prioritas yang ditetapkan oleh posko utama di Gedung Kantor Bupati Manggarai Barat.

Dengan adanya tiga posko logistik utama, dua posko pendamping dan taktis, serta dukungan armada udara yang telah disiagakan, pemerintah berharap proses penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa NTT dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan merata ke seluruh lokasi bencana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User