Bedah Rumah di Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Serahkan Rumah 'Baru' Kakek Usin
Suasana haru menyelimuti Kampung Sentul RT 003/RW 008, Kelurahan Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80, senyum lebar merekah da
Suasana haru menyelimuti Kampung Sentul RT 003/RW 008, Kelurahan Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80, senyum lebar merekah dari wajah Kakek Usin (85), warga yang selama ini menempati rumah tak layak huni. Pria sepuh itu sejenak terperangah begitu menginjakkan kaki di kediamannya yang telah berubah total berkat Program Bedah Rumah Polri. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo hadir langsung menyerahkan rumah 'baru' tersebut kepada Kakek Usin, menjadi kado istimewa di hari ulang tahun Korps Bhayangkara.
Perubahan Drastis Hunian Kakek Usin
Sebelum direnovasi, rumah Kakek Usin nyaris tak bisa disebut sebagai tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dinding kayu yang lapuk, atap bocor di sana-sini, serta lantai tanah yang becek saat hujan, menjadi pemandangan sehari-hari. Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat usia Kakek Usin yang telah lanjut. Melalui program bedah rumah yang digagas Polri, hunian itu disulap menjadi rumah sederhana namun kokoh, beratapkan seng, berdinding tembok, dan berlantai keramik. Proses renovasi yang memakan waktu beberapa pekan itu benar-benar mengubah kehidupan Kakek Usin.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Bapak Wakapolri dan semua dari Polri yang sudah membantu Pak Usin. Beliau sudah 85 tahun dan memang rumahnya sangat membutuhkan perbaikan,” ucap Ketua RT setempat, Slamet, dengan suara bergetar, Selasa (30/6/2026) siang.
Slamet menuturkan, sebelumnya ia kerap mengkhawatirkan keselamatan warganya itu, terutama saat musim hujan tiba. Atap yang bocor dan dinding yang nyaris roboh membuatnya cemas. Kini, ia merasa lega dan bersyukur atas perhatian Polri terhadap warga kecil sepertinya. Menurut Slamet, bantuan ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi Kakek Usin di masa tua.
Program bedah rumah yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini menyasar masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah. Komjen Dedi Prasetyo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” ungkapnya di sela-sela penyerahan rumah. Bantuan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima di berbagai pelosok negeri.
Penyerahan rumah 'baru' Kakek Usin sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan tema Hari Bhayangkara tahun ini yang menekankan pengabdian tanpa henti. Acara juga diisi dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana. Bagi Kakek Usin, rumah itu bukan sekadar tempat berteduh, melainkan simbol bahwa di usianya yang senja, ia masih mendapat perhatian dan kasih sayang dari sesama.
Comments (0)