Arahan Prabowo Dorong Kampus Riset Industri Kapal Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan instruksi strategis dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta perguruan tinggi di Indonesia untuk secara...
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan instruksi strategis dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta perguruan tinggi di Indonesia untuk secara aktif mengembangkan riset di sektor industri perkapalan. Pengungkapan ini menandai babak baru dalam sinergi antara kebijakan pendidikan tinggi dan agenda pembangunan industri maritim nasional.
Arahan Langsung dari Kepala Negara
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu, 9 Juli 2026, Brian Yuliarto menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kapasitas industri kapal dalam negeri. Menurutnya, Kepala Negara memandang bahwa kemandirian sektor perkapalan merupakan komponen vital dalam memperkuat kedaulatan maritim Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.
"Presiden Prabowo secara eksplisit meminta agar kampus-kampus di Indonesia, khususnya yang memiliki program studi terkait teknik perkapalan, kelautan, dan material maju, untuk memfokuskan sumber daya risetnya pada pengembangan teknologi industri kapal," ungkap Brian Yuliarto. Ia menambahkan bahwa arahan tersebut disampaikan dalam konteks percepatan transformasi industri strategis nasional yang menjadi salah satu pilar utama pemerintahan saat ini.
Arahan ini dinilai selaras dengan visi besar pemerintah dalam membangun kembali kejayaan maritim Nusantara. Indonesia, dengan lebih dari 17.000 pulau dan posisi geografis yang strategis di persimpangan jalur pelayaran global, membutuhkan armada kapal yang memadai, baik untuk keperluan transportasi antarpulau, logistik, pertahanan, maupun aktivitas ekonomi kelautan.
Peta Jalan Riset Perkapalan di Lingkungan Kampus
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kini tengah merumuskan peta jalan implementasi arahan tersebut. Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pihaknya akan segera menggelar Rapat Koordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta yang memiliki kapasitas riset di bidang kemaritiman. Beberapa institusi yang disebut antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (
Comments (0)