Anak Krakatau Siaga, Pemkab Serang dan PVMBG Sebut Wisata Masih Aman

SERANG — Meskipun Gunung Anak Krakatau masih berada dalam status siaga, masyarakat dan wisatawan tidak perlu khawatir untuk menikmati liburan di kawasan pesisir Serang. Pemerintah Kabupaten Seran

Jul 07, 2026 - 22:46
0 0
Anak Krakatau Siaga, Pemkab Serang dan PVMBG Sebut Wisata Masih Aman

SERANG — Meskipun Gunung Anak Krakatau masih berada dalam status siaga, masyarakat dan wisatawan tidak perlu khawatir untuk menikmati liburan di kawasan pesisir Serang. Pemerintah Kabupaten Serang bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara tegas memastikan bahwa seluruh destinasi wisata di wilayah tersebut tetap aman untuk dikunjungi. Kepastian ini disampaikan langsung sebagai respons atas beredarnya video hoaks di media sosial yang mengabarkan terjadinya erupsi besar Gunung Anak Krakatau.

Melalui laporan yang dihimpun media kami, Apaberita.com, pihak berwenang menekankan bahwa informasi yang tersebar luas melalui pesan berantai dan platform video pendek itu sama sekali tidak berdasar. “Kami pastikan informasi tentang erupsi besar tersebut adalah tidak benar. Masyarakat diminta untuk tenang dan merujuk hanya pada kanal informasi resmi milik PVMBG atau BPBD setempat,” ujar juru bicara PVMBG saat dikonfirmasi. Hingga saat ini, aktivitas vulkanik Anak Krakatau masih terpantau fluktuatif dalam batas kewajaran sesuai level siaga yang telah ditetapkan.

Destinasi Wisata Dijamin Aman

Kekhawatiran wisatawan yang akan berkunjung ke pantai-pantai di Kabupaten Serang seperti Anyer, Carita, hingga Tanjung Lesung langsung diredakan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan data dari PVMBG, radius bahaya erupsi maupun lontaran material Gunung Anak Krakatau masih berada dalam zona terbatas. Seluruh destinasi wisata andalan di pesisir Serang berada jauh di luar zona merah tersebut sehingga aktivitas pariwisata tidak terdampak secara langsung.

“Kami terus berkoordinasi dengan PVMBG. Destinasi wisata kami aman, jaraknya cukup jauh dari pusat erupsi. Tidak ada alasan untuk membatalkan rencana liburan, justru ini momen yang tepat menikmati keindahan Selat Sunda dengan tetap waspada,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang. Pihaknya mengimbau pelaku usaha wisata untuk tetap beroperasi normal sambil menyebarkan informasi yang menenangkan kepada pengunjung.

“Penegasan ini sekaligus meluruskan video hoaks yang beredar. Destinasi wisata di pesisir Serang dipastikan tidak terdampak aktivitas vulkanik karena berlokasi cukup jauh dari kawasan bahaya.”

Imbauan Tetap Waspada dan Pantau Informasi Resmi

Meski status aman untuk berwisata telah diberikan, PVMBG dan Pemkab Serang tetap mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Ditekankan agar publik hanya memperbarui informasi melalui sumber-sumber resmi seperti aplikasi Magma Indonesia, situs resmi PVMBG, serta akun media sosial Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Langkah ini penting untuk menangkal efek negatif dari berita bohong yang bisa merugikan sektor ekonomi dan ketenangan sosial.

“Jangan mudah percaya dengan video atau narasi yang tidak jelas asal-usulnya. Hoaks semacam ini bisa merusak kenyamanan publik dan berdampak langsung pada keberlangsungan ekonomi warga yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata,” tegas pihak BPBD Serang. Masyarakat pesisir pun diminta untuk melaporkan segera jika mendapati penyebaran konten mencurigakan yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Dengan klarifikasi ini, Pemkab Serang optimistis tingkat kunjungan wisatawan pada musim liburan kali ini tetap tinggi. Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau secara intensif selama 24 jam untuk memastikan setiap perkembangan sekecil apa pun dapat terdeteksi dan direspons cepat demi keselamatan bersama. Hingga berita ini diturunkan, seluruh jalur transportasi dan fasilitas akomodasi wisata di wilayah Serang beroperasi normal tanpa gangguan berarti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User