Anak Buah Purbaya Diangkat Jadi Komisaris Pertamina
Jajaran komisaris PT Pertamina (Persero) mendapatkan tambahan tenaga baru dari internal pemerintah. Robert Leonard Marbun, yang selama ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, r
Jajaran komisaris PT Pertamina (Persero) mendapatkan tambahan tenaga baru dari internal pemerintah. Robert Leonard Marbun, yang selama ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, resmi mengisi posisi strategis di tubuh perusahaan energi pelat merah tersebut.
Berdasarkan penelusuran laporan Apaberita.com pada laman resmi Pertamina, Jumat (26/6/2026), penunjukan Marbun merupakan hasil dari keputusan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025. Rapat yang digelar pada 23 Juni 2026 itu secara resmi mengukuhkan posisi pria kelahiran Medan tersebut sebagai bagian dari dewan pengawas perusahaan.
Profil Singkat dan Rekam Jejak
Sosok Robert Leonard Marbun bukanlah nama asing di lingkaran birokrasi keuangan negara. Pria yang genap berusia 56 tahun pada tanggal pengangkatannya itu lahir di Medan pada 23 Juni 1970. Selama ini, ia dikenal sebagai salah satu pejabat tinggi yang memiliki peran sentral dalam menjaga roda administrasi dan kebijakan internal Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang akrab disapa Purbaya.
Pengangkatan anak buah Purbaya ini menandai langkah penguatan sinergi antara Kementerian Keuangan selaku pemegang saham mayoritas dan manajemen Pertamina. Kehadiran pejabat setingkat Sekretaris Jenderal di kursi komisaris diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, khususnya dalam aspek kepatuhan fiskal, transparansi pelaporan keuangan, serta optimalisasi dividen bagi negara.
Legalitas dan Proses Pengangkatan
Kepastian hukum penunjukan ini tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 17 yang bertanggal sama dengan penyelenggaraan RUPST, yaitu 23 Juni 2026. Dokumentasi tersebut menjadi dasar yuridis yang mengikat bagi Pertamina untuk menerima komposisi baru dewan komisarisnya.
Proses pengangkatan ini menunjukkan dinamika baru di tubuh BUMN energi tersebut, di mana pengawasan tidak hanya berfokus pada aspek teknis perminyakan, tetapi juga semakin diperkuat oleh keahlian di sektor pengelolaan keuangan negara. Langkah ini diyakini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk memastikan Pertamina tetap menjadi aset strategis yang dikelola secara profesional dan akuntabel di tengah tantangan transisi energi global.
Comments (0)