Ahmad Luthfi Gandeng Mahasiswa KKN Perkuat Program Kecamatan Berdaya

Semarang, Apaberita.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara resmi menggandeng 4.620 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk memperkuat implementasi pro

Jul 07, 2026 - 22:51
0 0
Ahmad Luthfi Gandeng Mahasiswa KKN Perkuat Program Kecamatan Berdaya

Semarang, Apaberita.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara resmi menggandeng 4.620 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk memperkuat implementasi program Kecamatan Berdaya. Pelepasan ribuan mahasiswa KKN Tahun Akademik 2025/2026 ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Gedung Muladi Dome, Semarang, pada Selasa (7/7/2026).

Penerjunan ke 10 Wilayah Strategis

Dalam seremoni yang berlangsung khidmat tersebut, Ahmad Luthfi melepas para mahasiswa yang akan disebar ke 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mereka bertugas untuk turun langsung ke masyarakat, melakukan pemetaan persoalan dan potensi desa, serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan. Program Kecamatan Berdaya sendiri merupakan salah satu strategi utama Pemprov Jateng dalam mempercepat pembangunan berbasis wilayah, dengan menekankan pada pemberdayaan potensi lokal dan pengentasan kemiskinan di tingkat kecamatan.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Undip menjadi kunci sukses program ini. "Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mahasiswa KKN adalah mitra strategis yang memiliki semangat, pengetahuan, dan inovasi untuk mengidentifikasi akar permasalahan di desa serta merumuskan solusi bersama masyarakat," ujar Luthfi dalam sambutannya.

Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mahasiswa KKN adalah mitra strategis yang memiliki semangat, pengetahuan, dan inovasi untuk mengidentifikasi akar permasalahan di desa serta merumuskan solusi bersama masyarakat.

Para peserta KKN ini akan terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pendataan potensi ekonomi lokal, pengembangan UMKM, pendidikan masyarakat, hingga pendampingan program kesehatan dan lingkungan. Dengan melibatkan mahasiswa multidisiplin, diharapkan terjadi pendekatan holistik yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masing-masing kecamatan.

Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharmomo, dalam kesempatan yang sama menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa program KKN ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. "Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengaplikasikan ilmunya secara langsung. Program Kecamatan Berdaya menjadi laboratorium nyata bagi mereka untuk berkontribusi bagi Jawa Tengah," katanya.

Program Kecamatan Berdaya yang digagas oleh Ahmad Luthfi telah berjalan di beberapa wilayah percontohan sejak awal tahun 2026. Dengan tambahan 4.620 mahasiswa KKN, cakupan program ini akan diperluas secara signifikan. Fokus utamanya adalah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), peningkatan akses layanan dasar, serta pengembangan infrastruktur sosial kemasyarakatan.

Melalui sinergi ini, diharapkan setiap kecamatan di Jawa Tengah mampu mengoptimalkan potensi lokalnya, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, hingga industri kreatif. Data dan rekomendasi yang dihasilkan mahasiswa KKN nantinya akan menjadi dasar bagi Pemprov Jateng dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dengan pelepasan ini, 4.620 mahasiswa Undip resmi memulai tugas mulia mereka sebagai agen perubahan di masyarakat. Program ini sekaligus menegaskan komitmen Ahmad Luthfi dalam mewujudkan Jawa Tengah yang lebih sejahtera dan berdaya saing melalui partisipasi aktif generasi muda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User