Agung Gumilar Dilantik sebagai Asisten Khusus Analisis Data Strategis

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melantik Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Pelantikan tersebu...

Jul 12, 2026 - 03:48
0 0
Agung Gumilar Dilantik sebagai Asisten Khusus Analisis Data Strategis

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melantik Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Pelantikan tersebut disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara, Kepala Staf Kepresidenan, dan para deputi bidang politik dan komunikasi. Pengangkatan ini menandai langkah konkret pemerintahan dalam memperkuat sistem pengambilan keputusan berbasis data di tingkat tertinggi.

Agung Gumilar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Strategis Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dikenal luas sebagai arsitek sejumlah sistem analisis big data untuk perencanaan pembangunan. Pelantikannya pada pagi hari itu sekaligus mengisi posisi baru yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Staf Khusus Presiden. Posisi ini berada di bawah koordinasi langsung Kepala Staf Kepresidenan dan bertugas menyediakan analisis data komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan strategis.

Rekam Jejak Sang Analis Data

Agung Gumilar Saputra lahir di Bandung, 12 Mei 1985. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung pada 2007. Pendidikan magisternya ditempuh di University of Melbourne, Australia, dengan spesialisasi Data Science dan Artificial Intelligence, lulus dengan predikat cum laude pada 2010. Gelar doktor di bidang Machine Learning untuk Kebijakan Publik ia peroleh dari Harvard Kennedy School pada 2018.

Sebelum bergabung dengan pemerintahan, Agung menghabiskan lebih dari satu dekade di sektor swasta. Ia memulai karier sebagai Data Engineer di Gojek (2010–2013), lalu bergabung dengan Tokopedia sebagai Vice President Data Analytics (2013–2017). Di bawah kepemimpinannya, sistem rekomendasi produk Tokopedia berhasil meningkatkan pendapatan platform hingga 40 persen. Setelah menyelesaikan studi doktoral, ia menjadi Senior Advisor Data Strategy di Bank Indonesia selama dua tahun sebelum akhirnya bergabung dengan Bappenas pada 2020.

Di Bappenas, Agung memimpin digitalisasi data pembangunan nasional. Proyek unggulannya adalah “Satu Data Pembangunan”, sebuah platform yang mengintegrasikan lebih dari 1.200 indikator dari 34 kementerian/lembaga. Keberhasilan itulah yang mengantarkannya pada posisi baru di lingkaran terdekat Presiden.

Mandat Analisis Data Strategis

Berdasarkan Perpres Nomor 112/2025, Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis memiliki tugas utama: menyediakan laporan analisis berbasis data untuk setiap rancangan kebijakan yang akan ditandatangani Presiden. Tidak hanya itu, asisten ini juga bertanggung jawab mengawasi integritas data di seluruh kanal informasi kepresidenan, mendeteksi disinformasi, dan membangun kapasitas analitik di lingkungan istana.

Agung Gumilar akan memimpin tim kecil yang terdiri dari 12 analis data, seorang ahli statistik, dan seorang spesialis komunikasi strategis. Tim ini akan bekerja dalam ruang khusus yang dilengkapi infrastruktur komputer berkinerja tinggi, terhubung secara real-time dengan kementerian terkait. “Kita ingin setiap keputusan Presiden dilandasi data yang terverifikasi, tidak berdasar asumsi. Saya akan memastikan hal itu,” ujar Agung dalam wawancara singkat usai pelantikan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk menciptakan pemerintahan yang berbasis bukti. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa era pengambilan keputusan berbasis intuisi telah berakhir. “Data adalah mata bagi pemerintah modern. Tanpa data, kita berjalan dalam gelap,” ujar Presiden dalam pidato pelantikan Agung.

Pernyataan dan Harapan

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, yang turut hadir dalam upacara, menyatakan bahwa kehadiran Agung Gumilar akan memperkuat staf khusus Presiden yang selama ini lebih banyak diisi oleh tokoh politik dan komunikasi. “Bapak Presiden ingin ada keseimbangan antara aspek politik dan aspek keilmuan data. Pak Agung adalah jawaban atas kebutuhan itu,” katanya.

Agung Gumilar sendiri menegaskan tiga prioritas kerjanya dalam 100 hari pertama: pertama, membangun sistem analitik terpadu yang menghubungkan seluruh sumber data kementerian; kedua, menyusun protokol analisis data kepresidenan yang transparan; dan ketiga, membentuk forum koordinasi data strategis yang melibatkan BIN, BSSN, dan BPPT. “Ini bukan pekerjaan satu orang. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi,” imbuhnya.

Dari kalangan DPR, Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menyambut positif pelantikan ini. “Kami berharap dengan adanya posisi ini, komunikasi antara istana dan DPR terkait data kebijakan menjadi lebih terstruktur. Ini akan mempercepat proses legislasi yang berbasis data,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Dr. Bima Prasetyo, menyebut langkah ini sebagai ‘game changer’. “Ini pertama kalinya presiden memiliki asisten khusus yang benar-benar berfokus pada analisis data, bukan hanya penasihat politik. Potensinya besar untuk meningkatkan kualitas kebijakan, asalkan diberikan akses penuh terhadap data sensitif,” katanya.

Pesan Integritas Data

Mengakhiri acara pelantikan, Presiden Prabowo berpesan agar Agung Gumilar menjaga independensi analisis. “Jangan pernah takut menyampaikan data yang tidak enak. Itu tugas Anda. Yang penting data itu benar dan jujur,” tegas Presiden. Agung mengangguk dan berjanji akan memegang teguh prinsip tersebut. “Saya tidak akan pernah mengubah data demi kepentingan politik apa pun,” jawabnya mantap.

Dengan dilantiknya Agung Gumilar, istana kini memiliki unit khusus analisis data strategis yang diharapkan mampu menjadi tulang punggung kebijakan berbasis fakta. Publik pun menanti gebrakan pertama dari sang asisten khusus dalam waktu dekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User