Sep 02, 2026
Politik

524 Personel Police Amankan Aksi Petani Tebu di Monas dengan Pendekatan Humanis

Sebanyak 524 personel kepolisian diterjunkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan selama kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh ratusan petani tebu di kawasan Monumen Nasional (Monas),...

524 Personel Police Amankan Aksi Petani Tebu di Monas dengan Pendekatan Humanis

Sebanyak 524 personel kepolisian diterjunkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan selama kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh ratusan petani tebu di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (1/9/2025). Unjuk rasa tersebut berlangsung dengan situasi yang tetap terkendali berkat pendekatan humanis yang diterapkan oleh pihak kepolisian.

Petani tebu yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan berbagai tuntutan terkait kebijakan harga gula nasional dan kesejahteraan mereka sebagai pelaku usaha di sektor pertanian tebu. Ribuan peserta aksi tiba di kawasan Monas sejak pagi hari dan memadati area sekitar tugu nol kilometer tersebut. Meskipun demikian, aktivitas warga sekitar dan pengunjung Monas tetap dapat berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang baik antara kepolisian dan penyelenggara aksi.

Pengamanan Massif dengan Pendekatan Humanis

Kepala Subdirektorat Pengamanan Objek Vital Direktorat Samapta Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan bahwa sebanyak 524 personel disiagakan khusus untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Pengamanan ini tidak hanya berfokus pada aspek ketertiban, tetapi juga menekankan pendekatan humanis terhadap para demonstran.

"Kami memberikan pelayanan yang humanis kepada seluruh peserta aksi. Personel yang kami turunkan telah mendapat pembekalan tentang bagaimana menghadapi situasi dengan bijaksana dan menghargai hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasinya," tegas Kepala Subdirektorat dalam keterangannya di lokasi.

Selama kegiatan berlangsung, kepolisian membuka beberapa jalur akses alternatif bagi masyarakat umum yang akan melintas di kawasan Monas. Langkah ini dilakukan agar aktivitas warga lainnya tidak terganggu oleh berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi tersebut. Tim lalu lintas juga dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi.

Koordinasi Antar_INSTANSI

Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban, pihak kepolisian melakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait sebelum dan selama aksi berlangsung. Koordinasi ini melibatkan Dinas Pariwisata, Satuan Lalu Lintas, serta pihak pengelola Monas untuk memastikan setiap aspek keamanan tertangani dengan baik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kepolisian juga menyiapkan tenda-tenda istirahat di sekitar lokasi untuk memberikan kenyamanan bagi para peserta aksi. Layanan kesehatan pun disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi darurat selama kegiatan berlangsung.

"Kami ingin sampaikan bahwa kepolisian hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk menghadapi masyarakat. Pendekatan humanis menjadi prioritas utama kami dalam setiap penanganan aksi demonstrasi," jelas Kabag Ops Direktorat Samapta.

Sejak pagi hingga siang hari, situasi di kawasan Monas tetap aman dan terkendali. Para petani tebu menyampaikan aspirasinya secara damai dan kemudian membubarkan diri secara tertib pada sore hari. Kepolisian mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Jaminan Hak Konstitusional Terpenuhi

Penyampaian aspirasi oleh petani tebu ini merupakan bentuk pelaksanaan hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Pasal 28E ayat (3) mengamanatkan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Kepolisian memandang penting untuk memastikan hak tersebut terpenuhi的同时 tetap menjaga keamanan umum.

Dengan diserahkannya 524 personel untuk pengamanan dan pelayanan humanis, diharapkan kegiatan serupa di masa mendatang dapat berlangsung dengan lebih baik. Kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam setiap penanganan aksi demonstrasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User