Oct 09, 2026
Politik

33 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Kramat Pulo

JAKARTA — Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu siang. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta men...

33 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Kramat Pulo

JAKARTA — Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu siang. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 33 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian guna melakukan proses pemadaman dan pendinginan di area terdampak.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.20 WIB dan langsung mengerahkan personel dari sejumlah pos terdekat. "Kami mengerahkan 33 unit damkar dari wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya untuk mempercepat proses pemadaman," menyatakan Satriadi dalam keterangan resminya di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik api pertama kali terdeteksi di salah satu rumah warga di kawasan pemukiman yang padat bangunan. Tiupan angin serta material bangunan yang didominasi kayu membuat api berkembang cepat ke sejumlah bangunan di sekitarnya.

Pengerahan Personel dan Proses Pemadaman

Dalam Rapat Koordinasi darurat yang digelar di pos komando lapangan, Satriadi menyatakan bahwa seluruh personel yang tergabung dalam operasi pemadaman telah dikerahkan sesuai prosedur tetap penanganan kebakaran di kawasan padat penduduk. Petugas juga melakukan penyekatan di sejumlah akses jalan untuk memperlancar mobilitas kendaraan pemadam.

Menurut laporan petugas lapangan, proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang sempit serta banyaknya kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi. Meski demikian, tim damkar berhasil melakukan lokalisasi api agar tidak menyebar lebih luas ke area permukiman lainnya.

"Kami memastikan proses pemadaman berjalan sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan warga serta personel di lapangan," tegas Satriadi.

Sejumlah warga yang berada di lokasi turut membantu proses evakuasi barang berharga dari rumah masing-masing. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kepolisian, serta Palang Merah Indonesia (PMI) juga dikerahkan untuk memberikan pertolongan pertama dan mendirikan posko darurat.

Dampak dan Penanganan Korban

Hingga berita ini diturunkan, jumlah bangunan yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas. Pihak Gulkarmat DKI Jakarta menyatakan bahwa data sementara menunjukkan sejumlah unit rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Berdasarkan keterangan petugas medis di lokasi, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, beberapa warga dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap dan langsung mendapatkan penanganan di posko kesehatan darurat yang didirikan tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Korban luka sudah ditangani tim medis. Kami masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerugian material yang dialami warga," menyatakan Koordinator Posko Kesehatan Lapangan, dr. Anisa Rahmawati.

Sementara itu, pihak kelurahan setempat menyatakan akan menindaklanjuti laporan warga terkait kebutuhan hunian sementara bagi keluarga yang rumahnya terdampak. Bantuan logistik berupa selimut, makanan siap saji, dan air bersih telah didistribusikan melalui posko pengungsian yang berlokasi di balai warga.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Sejumlah saksi dimintai keterangan guna mengungkap titik awal munculnya api.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan akan bekerja sama dengan tim laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran," menyatakan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, dalam keterangan terpisah.

Pihaknya mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak mendekati area yang belum dinyatakan aman oleh petugas. Proses pendinginan diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa jam ke depan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga di kawasan padat penduduk untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik dan sumber api di lingkungan rumah tangga.

Hingga pukul 16.00 WIB, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pendataan akhir serta memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User