Tolak 'Reuni Romantis' dengan Honda, Marc Marquez Pilih Perpanjang Kontrak Bersama Ducati

Keputusan Marc Marquez untuk memperpanjang kontraknya dengan Ducati hingga akhir musim MotoGP 2028 ternyata tidak datang tanpa godaan. Sebelum meneken kesepakatan baru tersebut, pembalap berjuluk The

Jul 08, 2026 - 08:57
0 0
Tolak 'Reuni Romantis' dengan Honda, Marc Marquez Pilih Perpanjang Kontrak Bersama Ducati

Keputusan Marc Marquez untuk memperpanjang kontraknya dengan Ducati hingga akhir musim MotoGP 2028 ternyata tidak datang tanpa godaan. Sebelum meneken kesepakatan baru tersebut, pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengakui sempat menjalin komunikasi informal dengan Honda, pabrikan yang pernah membesarkan namanya di jagad balap motor paling bergengsi.

Namun, Marquez secara tegas menolak peluang untuk kembali ke pelukan tim berlogo sayap mengepak itu. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh media kami, ia menyebut bahwa ide bersatu kembali dengan Honda akan menjadi sebuah kisah yang "sangat romantis". Meski demikian, romantisme sejarah tidak cukup kuat untuk mengalahkan ambisinya meraih gelar juara dunia kedelapan.

"Reuni dengan Honda akan menjadi cerita yang sangat romantis, tapi saat ini saya harus memikirkan masa depan dan paket motor paling kompetitif," ungkap Marquez seperti dilansir laporan kami.

Ducati resmi mengumumkan perpanjangan kontrak sang pembalap asal Spanyol itu pekan lalu. Kesepakatan ini memastikan Marquez akan tetap mengaspal bersama tim Borgo Panigale hingga penutup musim 2028. Menariknya, mulai kompetisi 2027 mendatang, pembalap berusia 33 tahun itu akan kedatangan rekan setim baru yang tak kalah agresif, Pedro Acosta. Posisi Acosta akan menggantikan Francesco Bagnaia yang saat ini masih menjadi tandem Marquez.

Bagi para penggemar MotoGP, wacana kepulangan Marquez ke Honda memang sempat menjadi spekulasi yang menghebohkan. Bagaimana tidak? Bersama Honda pada periode 2013 hingga 2023, Marquez menorehkan tinta emas dengan merebut enam dari total tujuh gelar juara dunia MotoGP yang kini dimilikinya. Dominasi tersebut menjadikannya sebagai salah satu legenda hidup di Repsol Honda.

Kendati kenangan manis itu membekas kuat, performa Honda yang terus merosot dalam beberapa musim terakhir menjadi faktor krusial di balik penolakan tersebut. Sejak ditinggal Marquez, Honda kesulitan menemukan kembali performa terbaiknya dan kerap terpuruk di papan bawah klasemen. Marquez tampaknya enggan mengulangi masa-masa sulit yang pernah ia alami sebelum akhirnya hengkang ke tim satelit Gresini Ducati.

Keputusan bertahan di Ducati menegaskan komitmen Marquez untuk terus berburu gelar juara dunia bersama motor yang saat ini dianggap paling superior di grid. Dengan kepastian kontrak ini, Marquez kini bisa fokus penuh menyongsong persaingan musim-musim mendatang tanpa diganggu spekulasi masa depannya. Pilihan ini sekaligus menutup lembaran romantisme dengan Honda, menandai era baru kariernya yang sepenuhnya diabdikan untuk meraih kejayaan bersama Ducati. Demikian laporan Apaberita.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User