Sep 22, 2026
Politik

The Rolling Stones Rilis "Foreign Tongues" dan Perluas Kehadiran di Roblox

LONDON — Grup musik legendaris asal Inggris, The Rolling Stones, secara resmi meluncurkan album terbaru mereka yang bertajuk Foreign Tongues pada Jumat, 6 Juni 2025. Peluncuran ini diiringi dengan l...

LONDON — Grup musik legendaris asal Inggris, The Rolling Stones, secara resmi meluncurkan album terbaru mereka yang bertajuk Foreign Tongues pada Jumat, 6 Juni 2025. Peluncuran ini diiringi dengan langkah strategis berupa ekspansi ke platform permainan daring global Roblox melalui pengalaman imersif yang dirancang secara khusus untuk memperluas jangkauan audiens di era digital.

Pengumuman yang disampaikan melalui konferensi pers hibrida dari London dan Los Angeles itu menandai babak baru dalam strategi distribusi karya musikal The Rolling Stones. Album Foreign Tongues terdiri dari 12 lagu baru yang mengeksplorasi tema konektivitas lintas bahasa dan budaya, sejalan dengan semangat ekspansi global yang diusung oleh band tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Peluncuran Album dan Kolaborasi Kreator Global

Album Foreign Tongues direkam di BMG Recording Studios, London, selama kurun waktu 18 bulan dengan melibatkan produser nominasi Grammy, Daniel Nakamura. Materi album ini disebut sebagai karya yang memadukan elemen rock klasik dengan sentuhan produksi kontemporer. Pihak label rekaman Universal Music Group menyatakan bahwa sesi rekaman melibatkan musisi dari lima negara, termasuk Brasil, Nigeria, dan Korea Selatan.

Mick Jagger, vokalis utama The Rolling Stones, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa album ini merupakan refleksi dari pengalaman tur dunia mereka selama satu dekade terakhir. "Kami mendengar bahasa yang berbeda, melihat warna yang berbeda, dan merasakan energi yang berbeda. Semua itu kami tuangkan ke dalam Foreign Tongues," ujar Jagger.

Peluncuran album tersebut turut ditandai dengan kolaborasi bersama 20 kreator konten global dari 12 negara, yang diberi akses awal untuk menciptakan interpretasi visual dan audio berbasis lagu-lagu dalam album. Langkah ini mencatatkan rekor sebagai kampanye peluncuran album dengan keterlibatan kreator independen terbanyak dalam sejarah industri musik, berdasarkan data dari Polydor Records.

Ekspansi ke Roblox dan Pengalaman Imersif

Bersamaan dengan perilisan album, The Rolling Stones bekerja sama dengan pengembang permainan Gamefam Studios menghadirkan pengalaman interaktif bertajuk "Stones World" di platform Roblox. Pengalaman ini diluncurkan secara serentak di 180 negara dan tersedia dalam 14 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, sehingga pengguna dari berbagai latar belakang dapat mengaksesnya secara langsung.

Dalam Stones World, pemain dapat menjelajahi replika digital dari studio rekaman bersejarah, mengikuti kuis interaktif berbasis sejarah band, serta menghadiri konser virtual yang menampilkan avatar The Rolling Stones dengan teknologi penangkapan gerak yang direkam langsung dari penampilan live di Stadion Wembley. Wakil Presiden Kemitraan Global Roblox, Christina Wootton, menyebut proyek ini sebagai "salah satu integrasi musik paling ambisius yang pernah dikembangkan di platform kami".

Data dari Roblox Corporation menunjukkan bahwa dalam 24 jam pertama peluncuran, lebih dari 4,2 juta pengguna mengunjungi Stones World, menjadikannya sebagai peluncuran pengalaman bermerek terbesar kedua di platform tersebut pada tahun 2025.

Merchandise Eksklusif dan Strategi Monetisasi

Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, The Rolling Stones juga merilis lini merchandise eksklusif yang terdiri dari 35 item digital dan fisik yang dapat dibeli melalui platform Roblox dan toko daring resmi band. Item digital mencakup pakaian avatar bertema, gitar virtual edisi terbatas, serta akses ke lagu bonus yang hanya dapat diputar dalam pengalaman Stones World. Sementara itu, merchandise fisik meliputi kaus, jaket, dan poster yang desainnya terinspirasi dari elemen visual dalam permainan.

Keith Richards, gitaris The Rolling Stones, menegaskan bahwa keputusan untuk memasuki ruang permainan daring didorong oleh keinginan untuk menjangkau generasi pendengar baru. "Musik harus terus bergerak, dan anak-anak muda hari ini ada di Roblox. Kami tidak mau hanya menjadi kenangan di rak koleksi," katanya dalam wawancara eksklusif dengan media musik internasional.

Chief Executive Officer Universal Music Group, Sir Lucian Grainge, menyampaikan bahwa model peluncuran hibrida ini merupakan hasil dari Rapat Koordinasi Strategis yang digelar selama kuartal pertama 2025. Menurutnya, pendekatan tersebut menetapkan tolok ukur baru bagi integrasi antara musik, permainan, dan perdagangan digital. "Ini adalah cetak biru yang akan diikuti oleh banyak artis besar lainnya," ujarnya.

Berdasarkan proyeksi dari MIDiA Research, pendapatan gabungan dari penjualan album, transaksi mikro dalam permainan, dan merchandise eksklusif diperkirakan menembus angka 120 juta dolar AS pada akhir kuartal ketiga 2025. Angka ini menempatkan The Rolling Stones dalam posisi teratas untuk pendapatan artis veteran dari kanal digital non-streaming pada tahun berjalan.

Manajer The Rolling Stones, Joyce Smyth, menambahkan bahwa tim sedang mengevaluasi kemungkinan untuk memperluas pengalaman serupa ke platform permainan lain. "Keputusan akan ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi kinerja Stones World selama enam bulan ke depan," jelasnya.

Dengan langkah strategis ini, The Rolling Stones membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk beradaptasi dengan lanskap distribusi konten yang terus bertransformasi. Album Foreign Tongues dan kehadiran di Roblox sekaligus menandai era baru dalam perjalanan panjang band yang telah mengukir sejarah sejak tahun 1962 tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User